Diduga Kurangnya Pengawasan Dari Pihak Pengelola Pantai Sebalang Satu Korban Meninggal Dunia.

255

Lampung,- BeritaNatural.Net Tim SAR Basarnas Lampung Selatan lakukan pencarian korban meninggal dunia akibat terseret ombak air laut di perairan Pantai Sebalang, Desa Tarahan Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (01/11/2020).

Tim SAR Basarnas Lampung Selatan Sejak pukul 17.30 WIB s.d selesai telah dilaksanakan monitoring proses pencarian korban hilang tenggelam akibat terseret arus/terbawa ombak ke tengah laut oleh Tim SAR Basarnas Lampung Selatan.

Menurut keterangan Berlin Nurita, warga Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, yang berjualan di sekitar lokasi pantai Sebalang mengatakan bahwa ada pengunjung yang meninggal dunia akibat terseret ombak, diketahui Pukul 17.15 WIB Rombongan tiba di Pantai Sebalang kemudian korban dan 9 orang teman lainnya mandi/berenang di bibir pantai kedalaman air sedalam 1 meter.

“Iya ada yang mati tenggelam kemarin,” katanya.

Ketika sedang mandi/berenang dibibir pantai tiba-tiba air laut pasang disertai ombak datang sehingga korban dan 2 orang temannya terbawa arus ketengah kemudian korban berusaha menyelamatkan kedua temannya tersebut dan kedua teman korban bisa di selamatkan namun korban tidak muncul kembali akibat terseret arus/terbawa ombak ke tengah.

Diketahui Identitas korban meninggal Dunia Nanda Setiawan (20) bin Tio warga Jl. Ratu Dibalau Gg. Cempaka 3 Way Kandis Bandar Lampung.

Korban selamat Livia Iwana Sari (16) Pelajar, warga Way Galih Sukarame 1, Bandar Lampung dan Manda binti Aris (13), Pelajar warga Jl. Ratu Dibalau Way Kandis Bandar Lampung.

Tak lama kemudian Tim SAR Basarnas Lampung Selatan melaksanakan penyisiran sejauh radius 1 KM dari bibir pantai dengan menggunakan perahu karet. Pukul 22.45 WIB Korban tersebut akhirnya di temukan tidak jauh dari lokasi berenang dalam keadaan meninggal dunia. (Red)

BACA JUGA:  Wahdi : “Jadikan Tugas Sesuatu yang Menyenangkan dan Sebagai Sarana Pengembangan Diri”.