Santri Pondok Pesantren Diniyah Putri Kembali Ke Asrama Wajib Melakukan Rapid Test Swab Antigen.

155

Pesawaran,- {BN.Net} Setelah melalui liburan panjang dua minggu lebih, sejak, Rabu, (06/01/2021) santri pondok Pesantren Diniyah putri lampung, mulai masuk asrama kembali. Proses masuk pondok pesantren dibagi lima hari, dalam per harinya masuk sertus lima puluh santri.

Sehubungan dengan adanya wabah pandemi Covid 19, Sebelum memasuki asrama, para santri terlebih dahulu melakauakan beberapa tahapan ke berapa petugas panitia dan protokol kesehatan (prokes) demi untuk mencegah penularan virus covid 19. Dengan melakukan rapid test Swab Antigen ,Rabu 06/01/2021

saat awak media komfirmasi ketua tim Gugus tugas covid 19 pondok Pesantren Diniyah Putri lampung ,Irfan lazuardi saat dia ada di pondok pesantren putra al-farabi cabang Diniyah Putri Kecamatan Negri katon Pesawaran

“Memang benar dengan ada nya kedatangan santri setelah liburan semester ganjil. Setelah kembali ke pondok semua santri wajib melakuakan Rafid Test Swab Antigen, yg sudah kami siapakan di pondok pesantren diniyah putri ,di karnakan santri yg ada di pondok ini bukan hanya satu daerah pesawaran saja tapi berbagi macan dareah dan kami atas nama Yayasan Pondok Pesantren tidak mau kecolongan dengan ada wabah virus covid 19.masuk kedalam lingkungan pondok pesantren dinyah putri.oleh karna itu kami datangakan dokter dari kuningan Jawa Barat.untuk di lakukan Rfaid test Swab Antigen.ucap irfan yg akrab disapa dody

Pimpinan Pondok Pesantren Dinyah Putri, Dra.Hj .Halimah suyukur ,yang di wakili kepala asrama Riyan Atmaningrum ST. mersespon baik dengan adaya tahapan tahapan protokol kesehatan,guna untuk mencegah penyebaran di lingkungan pondok pesantren

“Ya kami sangat merespon baik dengan kedatanagan santri ke pondok selama liburan ,dengan dilakukan protokol kesehatan (Prokes).guna untuk memutus rantai penyebaaran virus Covid 19.supaya semua santri di jamin kesehatanya dan belajar lebih nyaman.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Pimpin Rapat Pengembangan Smart Village dan BUMDes.

“Dengan nada yang sama,somoga kita selalu di beri perlindungan dan kesehatan dalam menjalan kan aktivitas belajar mengajar (KBM)di pondodok pesantren diniyah putri lampung.ucapnya (A. Gani)