5 Visi Misi Bupati H.dendi Dan Wabup H.marzuki Di Aplikasikan Kadis Pertanian Pesawaran.

198

Pesawaran,- (BN.Net) Untuk percepatan pertumbuhan ekonomi dan penguatan perekonomian daerah Bapak KADIS PERTANIAN Kabupaten pesawaran Anca Martha Utama,N.,S.STP.,M.M.,M.P berakselerasi dengan membentuk petani Hortikultura yang bercore bisnis jenis buah melon yang dapat di asimilasikan dengan buah lainnya, sayuran dan peternakan.

Yang memperhatikan 5 visi misi Bapak BUPATI H.Dendi Ramadhona Kaligis,ST.,M.Tr.I.P dan Bapak WABUP H.Marzuki yang telah di canangkan di Bumi Pesawaran Andan jejama kabupaten pusaka. Dengan adanya gerak tersebut di atas Beliau menginginkan Terjadimya Revolusi Ekonomi Tani Responsif Organik(RETRO) sebagai daya dukung penyelamatan Ekonomi Nasional dan Daerah.

Kemudian Bapak ANCA adakan pertemuan antara PEMDA Kabupaten Pesawaran yang di wakili oleh DINAS PERTANIAN Pesawaran dengan stakeholder, sebagai berikut:

1.PETANI dari Sebelas kecamatan.
2.Praktisi Melon provinsi Lampung Pak Rogo sebagai motivator dan tata niaga.
3.Perusahaan Perseroan Daerah(PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya utama – BUMD Pesawaran sebagai offteker dan penyedia kebutuhan petani bersama para mitranya baik pengusaha swasta, BUMDES, KOPERASI, BNI – BUMN, PT.PPI – BUMN, PT.PERTANI – BUMN, PTN, PTS dan PESANTREN.
4.PT.AGRI MAKMUR PERTIWI Produsen Aneka benih terutama benih melon genjah Pertiwi anti virus.

KADIS Pertanian Anca mengatakan bahwa dalam budidaya buah melon sangat menjanjikan dan menguntungkan. Beliau akan tugas 1 PPL untuk membina 1 Ha kebun melon dengan pola tanam terjadwal sehingga buah melon segar yang di hasilkan petani pesawaran ready stok every day dan berkualitas eksport, yang di kelola secara baik dan benar oleh POKTAN ataupun GAPOKTAN maupun individu petani di kabupaten pesawaran. Sehingga dalam 3 bulan petani panen melon dapat hasil panen Perbatang melon sebanyak 4 kilogram yang di beli offteker dengan harga terbaik, dan perhari ini buyer membeli melon di tingkatan petani @Rp.8.000/kg. Ujar pak KADIS Anca Martha Utama Dalam kegiatan: “PENGENALAN MELON PERTIWI SEBAGAI POTENSI HORTIKULTURA MAKMURKAN PETANI” yang di selenggarakan pada hari Minggu,7/3/2021 di HORTIPARK desa negri sakti kecamatan gedong tataan saat beri sambutan.

BACA JUGA:  Sekdaprov Lampung Buka Capacity Building Penyusunan dan Evaluasi Laporan TPID Provinsi Lampung.

Selanjutnya DIRUT BUMD Pesawaran Ahmad Muslimin,SE dalam sambutannya mengatakan BUMD Pesawaran siap jadi offteker untuk membeli hasil panen petani melon bersama para mitranya. Termasuk dalam membantu para petani yang akan tanam melon untuk mengakses KUR di BNI baik dengan anggunan maupun dengan tanpa anggunan. Adapun modal yang di butuhkan dalam bertani melon dalam per 1 hektare adalah: Rp.5.000/batang dari mulai tanam s/d panen X 21.000 batang = Rp.105.000.000. jika hasi panen Perbatang 4Kg X 21.000 batang = 84.000kg X Rp.8.000/kg = Rp.672.000.000 nominal hasil panen yang di raih petani melon. Dan jika harga melon dalam harga terendah Rp.5.000, maka masih menghasilkan Rp.420.000.000(Rp.5.000/kg X hasil panen 84.000kg).

Untuk penuhi aneka kebutuhan petani BUMD pesawaran akan dirikan Galeri Andan jejama lampung-46 di HORTIPARK dan di desa-desa ada Agen Andan jejama Lampung-46.

Kemudian Area Manager PT.Agri Makmur Pertiwi(AMP) Bapak Agustinus Joni dalam sambutannya mengatakan PT.AMP siap jadi mitra petani agar berkemajuan dalam ekonomi dan bisnis. PT.AMP juga siapkan Pendamping untuk petani melon sebagai backup PPL yang di siapkan DINAS PERTANIAN Kabupaten Pesawaran.
Lalu di lanjut sambutan dari praktisi melon provinsi Lampung mas Rogo yang siap bersama petani untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian dan penguatan ekonomi daerah dari sektor pertanian dengan core bisnis hortikultura jenis buah melon. Beliau juga mengatakan bahwa melon Pertiwi anti virus yang di tanam beliau di HORTIPARK mengunakan pupuk hayati cair plus BIOTIPUL yang di distribusikan oleh BUMD Pesawaran dengan hasil yang baik dan dapat di saksikan langsung. Sehingga meski melon Pertiwi di tanam kedua pada lahan tanah liat tanpa oleh tanah dapat tumbuh subur dengan buah yang besar dan rasa sangat manis.

BACA JUGA:  Wujud Bhakti Brimob Untuk Masyarakat Penyandang Disabilitas.

Di akhir pertemuan para petani yang hadir siap untuk membudidayakan melon Pertiwi ANVI. Bahkan pak Erli petani dari desa pekon Jawa kecamatan waykhilau pada perdana akan menama di lahan miliknya seluas 1Ha. (A.Gani)