Kedatangan Public Figure, Ketua TP-PKK Kota Metro Kenalkan Batik Ciprat Khas Metro.

256

Kota Metro,- (BN.Net) Berlangsung di TMII Kota Metro, Ketua TP-PKK  Kota Metro Silfia Naharani mengenalkan UKM Kota Metro kapada public figure dan juga kepada tim projek Bagimu Negeri berupa kerajinan batik ciprat khas Kota Metro, Kamis (11/03/2021).

Kedatangan Public Figure ke Kota Metro tersebut berencana akan membuat film dokumenter  Bagimu Negeri tentang sejarah selama 20 menit dengan bahasa asli atau lokal daerah Kota Metro.

Wahdi selaku Walikota Metro mengungkapkan bahwa masyarakat disini hidup di kota yang terbilang mempunyai luas wilayah yang tidak begitu luas, namun warga Kota Metro tetap saling melindungi dan menjaga, saling bergotong royong.

“Kota Metro merupakan kota yang aman dan kota sehat. Metro juga kedepannya akan dijadikan kota wisata berbasis teknologi, dan Kota Pendidikan Berbudaya” ucapnya.

Kemudian, Wahdi juga mengatakan bahwa dengan adanya film dokumenter ini Public Figure akan lebih banyak lagi mengeksplore kota ini, dengan pengemasan yang baik, agar masyarakat tertarik dengan Kota Metro.

Lanjut Ketua TP-PKK Kota Metro, Silfia Naharani, juga menekankan bahwa Kota Metro tidak hanya membuat produk saja tapi kami juga menjalankan program MB2 Metro Bangga Beli produk sendiri

“Jadi dengan adanya program MB2, kami lebih mudah memasarkan produk Kota Metro sendiri, Kota Metro juga memiliki batik Khas yaitu batik Ciprat yang di buat langsung oleh anak-anak yang bersekolah di SLB,” ujarnya.

Di akhir Ramah Tamah, Wahdi berharap, dengan adanya film dokumenter ini, generasi muda di kota ini bisa mengambil contoh kreatifitas dalam pembuatan sebuah film.

“Semoga generasi muda di Kota Metro ini dapat mengembangkan kreatifitas dengan adanya kompetisi dalam pembuatan film. Selanjutnya, saya mengingatkan kembali, dengan adanya pembuatan film di Kota Metro ini harus tetap menjaga Protokol Kesehatan Covid 19”, tutupnya. (*)

BACA JUGA:  Stimulus Ketenagalistrikan telah Meringankan Beban 1,1 Juta Pelanggan PLN di Lampung.