FT Gelar Pencanangan Zona Integritas untuk Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih

Lampung,- (BN.Net) Teknik ( FT ) Universitas Lampung ( Unila ) menggelar pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi Fakultas (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu pagi, 21 Februari 2024, di Aula Gedung Dekanat lantai dua FT Unila.

Pencanangan dilakukan sebagai bentuk implementasi pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi dan Melayani di lingkungan instansi pemerintah.

Fakultas Teknik sebagai salah satu unit di lingkungan Unila berkomitmen untuk meningkatkan layanan publik khususnya bagi mahasiswa, sesama dosen, dan juga masyarakat.

Dekan FT Dr.Eng. Helmy Fitriawan, ST, M.Sc., dalam berbagai penyampaiannya, pencanangan hari ini merupakan langkah konkret yang diambil teknik kampus untuk mewujudkan iklim yang profesional, berkualitas, melayani, dan bebas korupsi.

Untuk mewujudkan ZI dilakukan pada enam bidang perubahan di antaranya membangun perubahan manajemen, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas dan pengawasan, serta peningkatan kualitas layanan publik.

“Saya mengajak seluruh sivitas akademika di lingkungan FT untuk membulatkan tekad dan semangat dalam mewujudkan wilayah bebas dari korupsi dan memberikan pelayanan prima bagi mahasiswa,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas oleh Dekan FT Unila, diikuti para wakil dekan, para kepala prodi, para kepala koordinator, dan subkoordinator di lingkungan FT.

Kemudian dilakukan penyerahan SK agen perubahan unit satuan kerja ZI WBK WBBM di lingkungan FT Unila. Mereka antara lain Dr. Amirul, ST, MT, sebagai agen perubahan dosen dan Legino, ST, M.Pd., sebagai perwakilan tenaga kependidikan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi dorongan bagi sivitas akademika FT untuk melaksanakan standar pendidikan tinggi yang berkualitas, meningkatkan relevansi kurikulum, inovasi pembelajaran, serta meningkatkan dan memperkuat layanan bagi mahasiswa untuk mencapai kompetensi lulusan melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka. (***)

BACA JUGA:  Serap Aspirasi Masyarakat Desa Kebagusan, Ririn: Bakal Kita Perjuangkan.