Upaya Mensosialisasikan Keberadaan Dua Objek Cagar Budaya di Kota Metro Terus Dilakukan Oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

836

Kota Metro,- (BN.Net) Sosialisasikan Keberadaan Cagar Budaya Melalui Rambu Penunjuk dan Plang Cagar Budaya, Upaya mensosialisasikan keberadaan dua objek Cagar Budaya di Kota Metro terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pemasangan plang cagar Budaya di Rumah Dokter (Dokter Swonning) dan Klinik Santa Maria (11/6/2021).

Kepala Seksi Cagar Budaya dan Musium Herie S Widarto menjelaskan pemasangan plang ini dilakukan pada Kamis Malam (10/6/2021).

“Tujuannya guna mensosialisasikan keberadaan cagar budaya ini secara lebih luas, sehingga masyarakat perlahan akan semakin tau keberadaan dan bersama-sama ikut melestarikan cagar budaya tersebut,’’ujarnya.

Herie yang juga merupakan anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Metro mengatakan upaya sosialisasi tak hanya dilakukan oleh dinasnya semata.

“Menurut informasi dari Dinas Perhubungan ada sekitar 15 rambu penunjuk cagar Budaya yang telah selesai dipasang di sekitar wilayah Metro olehDinas Perhubungan, karenanya kami berterima kasih kepada Dinas Perhubungan atas dukugannya,” ungkap Heri.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro, Zulpikri membenarkan bahwa pemasangan rambu penunjuk cagar budaya telah selesai dipasang.

“Ada banyak lokasinya persisnya saya tidak ingat tapi menurut laporan di 15 titik da pengerjaanya dimulai tanggal 9 Juni dan selesai pada 10 Juni kemarin,”jelasnya.

Selain upaya sosialisasi keberadaan Cagar Budaya Anggota TACB Metro lainnya Ika Pusparini menambahkan bahwa saat ini juga Dinas Pendidikan tengah mempersiapkan draft Rancangan Peraturan Daerah terkait Cagar Budaya.

“Dinas Pendidikan sudah berkoordinasi dengan Bagian Hukum untuk memproses draft Raperda Cagar Budaya yang nantinya akan dibahas bersama pihak legislatif,”pungkas kabag Hukum Kota Metro tersebut.

BACA JUGA:  Ike Edwin Beri Semangat Kepada Peserta Turnament Danlanud Cup.