Kota Metro,- (BN.Net) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro mulai mensosialisasikan penggunaan Metro Mobile Heritage di SMPN 4 Metro,Selasa (31/8/2021).
Pada sosialisasinyang diikuti oleh 25 orang siswa dan guru tersebut Kabid Kebudayaan Seprita menjelaskan Metro Mobile Heritage ini merupakan media berbasisea web untuk pendaftaran,pendataam serta sosialisasi keberadaan cagar budaya di Kota Metro.
“Lewat sosialisasi ini diharapkan warga masyarakat dapat mendaftarkan secara mandiri objek yang diduga cagar budaya,”jelasnya.
Sementara Kasie Cagar Budaya dan Musium Heri S Widarto menyambut baik kehadiran Metro Mobile Heritage (Memotage) tersebut.
“Terlebih di masa pandemi seperti ini masyarakat tidak perlu repot-repot untuk datang langsung mendaftarkan objek yang diduga Cagar Budaya di Metro,”jelasnya.
Ketua TACB Metro I Made Giri Gunadi mengatakan bahwa kehadiran Memotage sendiri diharapkan memperluas sosialisasi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam pelestarian dan perlindungam cagar budaya.
“Inovasi yang dilakukan dalam program atau aksi perubahan yang dilakukan oleh Kabid Kebudayaan ini akan sangat membantu sosialisasi dan pendaftaran cagar budaya yang ada di Kota Metro,” jelas arkeolog museum Lampung tersebut.
Turut hadir dalam sosialisasi tersebut tim Memotage yang terdiri dari sejarawan UM Metro dan Ismail tenaga ahli bidang IT yang mengerjakan Memotage. (*)






