Keracunan Makanan di Panjang, Hasil Uji Lab Belum Dapat Dipastikan.

Bandar Lampung,- (BN.Net) Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung hingga kini belum bisa menyimpulkan hasil lab terkait penyebab puluhan warga kelurahan Panjang yang diduga keracunan makanan. Selasa, (22/02/2022).

Sebelumnya, diketahui pada Kamis malam (17/02) sebanyak 31 warga kelurahan panjang dikabarkan mengalami keracunan usai menyantap nasi besek dari acara pengajian rutin disalah satu rumah warga, 4 diantaranya dirawat di Puskesmas Rawat Inap Panjang.

Dari peristiwa ini, pihak Puskesmas Rawat Inap Panjang mengaku telah menyerahkan sepenuhnya ke Dinkes Kota Balam, hal itu disampaikan Kasubag TU Taufik saat dikonfirmasi awak media terkait tindak lanjut langkah penanganan.

“Petugas kami sudah mengambil sampel dari makanan tersebut, dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung untuk dilakukan Uji Laboratorium guna mengetahui penyebab terjadinya dugaan keracunan yang dialami oleh warga,” katanya (18/02).

Ditempat yang berbeda, Ria Rachmawati, S.Kom selaku Kasubbid Umum dan Kepegawaian, saat dikonfirmasi terkait hasil lab, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung belum bisa mengeluarkan hasilnya dari sampel yang diklaim pihak Puskesmas yang telah dikirim ke Dinkes Balam sejak minggu lalu untuk diteliti, namun saat dimintai keterangan terkait hal tersebut pihak Dinkes Balam baru mengetahui terkait kabar adanya warga yang diduga keracunan massal.

“Kita juga baru tau, untuk yang bisa menjelaskan ini sebenernya Kepala Dinas, tapi ibu sedang Isoman,” ucap Ria Kasubag Umum.

Lebih lanjut kepada awak media, Ria mengatakan mengenai hasil lab tersebut akan disampaikan oleh pihak yang memiliki kewenangan dalam menyampaikan hasilnya (Kadis-red).

“Tr pasti aku hubungi kalau ibu dah aktif ya,” jelasnya. (Syah)

BACA JUGA:  AGV, Produk Inovasi UBL Terpilh Tampil di MIS 2023