Aktivis Lampung Minta Polisi Tahan Sekda Lampura Jika Terbukti Terlibat

681

Lampung,- (BN.Net) Aktivis Pemuda Lampung Rosim Nyerupa mengapresiasi dan mendukung penuh Polres Lampung Utara dalam operasi tangkap tangan di Dinas Pemerintahan, masyarakat dan Desa Pemkab Lampung Utara beberapa waktu lalu.

Sekretaris Eksekutif Pusat Studi dan Kajian Pemeritah Daerah (PUSKADA Lampung) ini mengatakan penanganan kasus yang melibatkan terduga sejumlah pejabat teras di Kabupaten Lampung Utara itu menunjukkan komitmen Polri dalam rangka menindak kejahatan Extraordinary Crime dengan sungguh-sungguh.

“Kita mendukung dan mengapresiasi ya apa yang sudah dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Lampung Utara, Tentunya Komitmen Polri dalam memberantas korupsi ini sungguh-sungguh. Korupsi merupakan Extraordinary Crime yang memiliki dampak luar biasa, Menampar rakyat dan merugikan negara.” Kata Rosim saat diminta keterangan oleh wartawan.

Rosim berharap, Aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus gratifikasi itu, Sehingga jadi pelajaran penting dan tidak terulang lagi.

“Kita berharap kasus ini bisa terbuka secara gamblang siapa saja yang terlibat, Siapa menerima diperuntukkan untuk apa. Dari kasus ini bisa jadi pelajaran penting khususnya bagi para pejabat public, Apalagi sebagaimana kita ketahui, belum genap tiga tahun yang lalu Lampung Utara terjaring OTT oleh KPK, Semustinya jadi preseden buruk dan jadi catatan bagi para pejabat disana untuk berbenah bukan justru melakukan penyimpangan ditengah kondisi daerah yang lagi pemulihan dalam berbagai leading sector” Imbuh Rosim Nyerupa.

Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung itu juga menambahkan dengan dipanggilnya dua pimpinan tinggi, Sekda dan Asisten 1 Kabupaten setempat jadi sinyal baik bahwa telah adanya pengembangan dan penelusuran lebih lanjut oleh penyidik dalam kasus ini istiqomah berjalan.

“Ini tantangan berat bagi aparat penegak hukum, Sebab berpengaruh terhadap trust masyarakat. Publik memantau dan mengawal kasus ini termasuk kami. Jika terbukti Sekda dan Asisten 1 terlibat, Tidak ada alasan untuk tidak ditahan.” Tegas Rosim.(*)

BACA JUGA:  Pjs Bupati Pesibar Buka Sosialisasi Sinergisitas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pesisir Barat.