KPPU Kanwil II Melakukan Penelitian Dugaan Pelanggaran UU NO. 20TAHUN 2008 Dalam Pelaksanaan Kemitraan Oleh PT Metatani Palma Abadi

71

Bengkulu,- (BN.Net) Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah II (Kanwil II) melakukan Penelitian atas dugaan pelanggaran pasal 35 ayat (1) Undang – undang Nomor 20 tahun 2008 terkait pelaksanaan kemitraan oleh PT Metatani Palma Abadi di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.

PT Metatani Palma Abadi diduga melakukan penguasaan terhadap 3 Mitra Usahanya (Koperasi Tabur Sukses, Koperasi Talang Giring, dan Koperasi Batu Rajo) dalam kegiatan kemitraan Inti Plasma pada kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit. Penguasaan tersebut dilakukan melalui menguasai lahan TBS plasma, pengendalian terhadap pengambilan keputusan dalam pembangunan kebun plasma, pengambilan
keputusan terhadap data dan informasi kebun plasma dan menguasai pengambilan keputusan terhadap pengelolaan kebun.

“Atas perilaku tersebut PT Metatani Palma Abadi diduga melakukan pelanggaran Pasal 35 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, yang berbunyi “Usaha Besar dilarang memiliki dan/atau menguasai Usaha Mikro, Kecil, dan/atau Menengah sebagai mitra usahanya dalam pelaksanaan hubungan kemitraan”,” kata Wahyu Bekti Anggoro, Kepala Kantor KPPU Wilayah II.

Pelaku usaha yang melakukan pelanggaran Pasal 35 Ayat (1) Undang-Undang Nomor
20 Tahun 2008, dapat dikenakan sanksi yang berdasarkan pada Pasal 39 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 yaitu sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha dan/atau denda paling banyak Rp 10.000.000.000 (sepuluh milyar rupiah) bagi pelaku Usaha besar, atau sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha dan/atau denda paling banyak Rp 5.000.000.000 (lima milyar rupiah) bagi pelaku usaha menengah. (*)

BACA JUGA:  Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Perubahan PPAS APBD Tahun 2022 dan KUA PPAS APBD Tahun 2023