Gak Main-Main! Alumni UBL Ini Tembus Doktoral Jepang, Borong Penghargaan Internasional

oleh -2,718 views

Jepang, – Pilihan kampus bisa menjadi titik awal yang menentukan masa depan. Hal ini dibuktikan oleh Satrio Agung Perwira, alumni Program Studi Arsitektur Universitas Bandar Lampung (UBL), yang kini menempuh studi doktoral (S3) di The University of Kitakyushu, Jepang.

Tak sekadar melanjutkan studi, Satrio berhasil menembus program doktoral bergengsi melalui beasiswa penuh pemerintah Jepang, Monbukagakusho (MEXT). Di jenjang ini, ia mengembangkan riset di bidang neuro-architecture, emotional comfort, dan built environment, yang mengkaji keterkaitan desain ruang dengan kenyamanan psikologis manusia.

Perjalanan Satrio menuju panggung global tidak terjadi secara instan. Titik awalnya dimulai saat ia mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Jepang melalui kerja sama UBL dengan The University of Kitakyushu. Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mendorongnya melanjutkan studi hingga jenjang magister dan kini doktoral di kampus yang sama.

Selepas lulus sarjana, Satrio tidak berhenti berproses. Ia aktif mengerjakan proyek desain, mempersiapkan beasiswa luar negeri, serta membangun pengalaman profesional dan jejaring internasional. Dukungan dosen dan lingkungan akademik UBL turut berperan besar dalam perjalanan tersebut.

Menurutnya, kesiapan menghadapi dunia kerja tidak cukup hanya dari teori. “Keduanya, akademik dan praktik saling melengkapi dalam membangun pola pikir kritis, kemampuan adaptasi, serta pemahaman terhadap dunia kerja yang sebenarnya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (22/04/2026).

Ia juga menegaskan bahwa lingkungan kampus menjadi faktor penting dalam pengembangan diri. “Saya melihat UBL memberikan ruang yang sangat luas untuk berkembang. Selama kuliah, saya tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif di organisasi kemahasiswaan, mengikuti kompetisi, serta terlibat dalam penelitian bersama dosen. Bagi saya, kampus bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang untuk mengeksplorasi potensi diri sekaligus mempersiapkan masa depan,” ungkapnya.

Konsistensi tersebut berbuah manis. Satrio mencatatkan berbagai prestasi di tingkat internasional, mulai dari penghargaan kompetisi desain dunia (2020 dan 2022), Excellent Master Thesis Award di Jepang (2023), hingga Best Presenter Award dalam forum AIUE 2025 di Xi’an, China. Ia juga aktif mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional bereputasi sepanjang 2023–2026.

Bagi Satrio, pendidikan tinggi adalah investasi jangka panjang. Ia menilai kuliah bukan sekadar mengejar gelar, tetapi membuka akses terhadap peluang global, memperluas jejaring, serta membentuk kesiapan diri secara menyeluruh. “Jika dijalani dengan serius, kuliah akan membuka banyak pintu kesempatan untuk masa depan,” tuturnya.

Kisah Satrio menjadi bukti bahwa lingkungan pendidikan yang tepat mampu mendorong mahasiswa melampaui batas, bahkan hingga ke tingkat internasional. UBL pun terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang melahirkan lulusan berdaya saing global. (***)

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *