Pemprov Lampung Dorong Dapur MBG Serap Produk Petani, Peternak, dan UMKM Lokal

oleh -1,772 views

Bandarlampung, –  Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus mendorong pemerataan ekonomi desa. Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri Pelantikan Pengurus Gapenbi Provinsi Lampung Periode 2025–2030 di Ballroom Hotel Radisson, Selasa (19/5/2026).

Menurut Gubernur, MBG bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. “Sejarah peradaban dunia menunjukkan bahwa negara maju selalu dimulai dari anak-anak yang cerdas dan sehat. Karena itu, kualitas pendidikan harus dibarengi dengan pemenuhan nutrisi yang baik,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan Lampung memiliki tantangan besar karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian, di mana fluktuasi harga komoditas seperti jagung dan singkong berdampak pada kesejahteraan petani.

Mirza berharap MBG menjadi instrumen pemerataan ekonomi dengan mengalirkan uang negara langsung ke desa melalui dapur-dapur MBG. “Program MBG diharapkan menjadi instrumen pemerataan ekonomi. Uang negara mengalir langsung ke desa melalui dapur-dapur MBG, sehingga menciptakan perputaran ekonomi baru di tingkat masyarakat,” katanya.

Saat ini, lebih dari seribu dapur MBG telah terbentuk di Lampung yang mulai menyerap tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem rantai pasok terintegrasi antara dapur MBG, koperasi desa, petani, peternak, hingga UMKM lokal agar manfaat ekonomi dirasakan lebih luas.

“Ke depan, dapur MBG tidak boleh hanya bergantung pada pemasok dari kota. Produk pertanian dan peternakan desa harus menjadi bagian utama rantai pasok,” tegasnya.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN RI Tengku Syahdana mengapresiasi dukungan Pemprov Lampung terhadap percepatan program MBG. Ia menyebut program ini berdampak pada peningkatan gizi anak sekaligus membuka peluang ekonomi kerakyatan dalam skala besar.

“Program ini memiliki dampak ekonomi luar biasa. Setiap dapur mengelola anggaran yang langsung berputar di masyarakat melalui pembelian bahan pangan, pelibatan UMKM, petani, dan koperasi desa,” ujarnya.

Tengku mendorong setiap dapur MBG melibatkan sebanyak mungkin pelaku usaha lokal agar manfaat ekonomi tidak terpusat pada kelompok tertentu.

Ketua Umum Gapenbi Alven Sony menambahkan para mitra MBG telah berkontribusi besar melalui investasi pembangunan dapur secara mandiri tanpa dana APBN.

“Program ini adalah bentuk gotong royong nasional untuk mendukung cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Pelantikan pengurus Gapenbi Lampung diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menyukseskan MBG sebagai penggerak ekonomi desa dan pembangunan SDM. (**)

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *