Mahasiswa Unila Tembus 10 Besar Nasional Perisai 2026, Hadirkan Inovasi Digital Dukung Perkebunan Sawit Rakyat

oleh -1,331 views

Jakarta, – Tiga mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berhasil menjadi finalis 10 besar nasional Pekan Riset Sawit Indonesia (Perisai) 2026 melalui inovasi digital yang ditujukan untuk mendukung tata kelola perkebunan sawit rakyat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Perisai 2026 merupakan kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia) pada 20–21 Juli 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Forum ini mempertemukan peneliti dari perguruan tinggi, lembaga riset, kementerian/lembaga pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi kelapa sawit nasional.

Ketiga mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik (FT) Unila tersebut adalah Muhammad Ghaza Darmawan, Dhimas Haryadi, dan Maharani Cahyaning Asyura, dengan dosen pembimbing Dr. Ing Melvi, S.T., M.T. Tim mengusung inovasi riset berjudul “TELSA Super App: Platform ERP (Enterprise Resource Planning) untuk Mendukung Implementasi ISPO bagi Perkebunan Sawit Rakyat.

Perisai menjadi ruang untuk memaparkan dan memamerkan hasil riset dalam berbagai bidang strategis, mulai dari budidaya, pascapanen dan pengolahan, biomaterial dan oleokimia, bioenergi, pangan, pakan dan kesehatan, pengelolaan limbah dan lingkungan, hingga sosial ekonomi, manajemen, dan ICT.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Jakarta tersebut, turut hadir Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M.Sc., dan Dr. Maulana Mukhlis, S.Sos., M.I.P., selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unila.

Kehadiran perwakilan Unila ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan riset dan inovasi sivitas akademika, sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam mendorong hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Inovasi TELSA Super App menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengelolaan perkebunan sawit rakyat. Platform berbasis ERP ini diharapkan dapat mengintegrasikan data dan proses pengelolaan perkebunan secara lebih sistematis, sekaligus membantu mendukung pemenuhan aspek yang diperlukan dalam implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan strategis nasional. Lebih dari sekadar prestasi kompetisi, kehadiran TELSA Super App diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong hasil riset perguruan tinggi agar tidak berhenti pada publikasi akademis, tetapi dapat dikembangkan dan dimanfaatkan oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Melalui inovasi tersebut, mahasiswa Unila turut berkontribusi dalam mendorong transformasi digital, meningkatkan daya saing petani, dan memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam industri kelapa sawit nasional.

Prestasi ini sekaligus menjadi dorongan bagi sivitas akademika Unila untuk terus menghasilkan riset dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. [Melati Sekar]

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *