Pemkab Tubaba Perkuat Kesiapan RSUD sebagai Lokus PHTC, Progres Pembangunan Fisik Capai 61,9%

oleh -1,329 views

Panaragan . — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba agar dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setelah seluruh pembangunan serta pengadaan sarana dan prasarana selesai.

Hal tersebut menjadi salah satu poin penting dalam Rapat Koordinasi Peran Pemerintah Daerah dalam Percepatan Pembangunan RSUD Tubaba sebagai Lokus PHTC Group 3, yang diikuti Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama jajaran Kepala OPD terkait dan Direktur RSUD Tubaba secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (30/09/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat RSUD Tubaba.

Dalam rapat tersebut ditekankan bahwa kesiapan RSUD Tubaba tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM), perizinan, alat kesehatan (Alkes), tata kelola rumah sakit, serta berbagai aspek operasional sesuai dengan persyaratan Rumah Sakit Tipe C.

Perwakilan Deputi Polhukam PMK, Teguh Permana, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah perlu terus diperkuat. Komitmen tersebut diharapkan dapat dituangkan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Selain itu, dalam pengelolaan rumah sakit dengan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pemerintah daerah perlu memperhatikan kemampuan pendapatan rumah sakit. Ketergantungan pembiayaan terhadap pemerintah daerah masih perlu diantisipasi, terutama untuk memastikan kebutuhan pemeliharaan serta keberlanjutan pelayanan rumah sakit dapat terpenuhi.

Sementara itu, Basuki Haryono dari KPK menekankan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mempercepat kesiapan operasional RSUD Tubaba. Hal tersebut meliputi dukungan administrasi dan perizinan, penyediaan SDM, peningkatan pembiayaan operasional, serta kesiapan sumber daya pendukung, termasuk kebutuhan daya listrik (power) untuk menunjang operasional rumah sakit.

“Jangan sampai setelah pembangunan selesai, pengiriman dan uji fungsi alat selesai, rumah sakit belum dapat beroperasi karena terkendala SOTK, perizinan, akreditasi, kredensialing BPJS maupun kesiapan SDM,” demikian salah satu poin yang mengemuka dalam rapat.

Hal tersebut sejalan dengan arahan agar Pemerintah Kabupaten Tubaba mulai mempersiapkan seluruh persyaratan operasional secara paralel. Persiapan tersebut termasuk penyesuaian penyelenggaraan rumah sakit berdasarkan ketentuan Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 serta kebijakan terkait Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Rumah Sakit Tipe C.

Berdasarkan progres yang disampaikan Direktur RSUD Tubaba, dr. Pram, pembangunan RSUD Tubaba saat ini telah mencapai 61,9 persen dan diperkirakan pada minggu ini progres pembangunan dapat mencapai sekitar 70 persen.

Usai mengikuti rapat koordinasi secara daring, Bupati Novriwan Jaya bersama jajaran terkait kemudian meninjau langsung progres pembangunan RSUD Tubaba, peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan pembangunan di lapangan sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati bersama jajaran juga melihat secara langsung berbagai bagian bangunan dan fasilitas RSUD yang tengah dikerjakan. Pemerintah daerah terus mendorong agar pembangunan dapat berjalan optimal dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan kesiapan fasilitas pendukung pelayanan kesehatan.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, pemerintah daerah didorong untuk tidak menunggu pembangunan fisik selesai seluruhnya. Berbagai persyaratan administrasi, perizinan, kelembagaan, SDM, Alkes, akreditasi hingga kesiapan pembiayaan operasional perlu dipersiapkan secara bersamaan agar RSUD Tubaba dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat setelah pembangunan dan uji fungsi sarana prasarana selesai.

Pemkab Tubaba berkomitmen memastikan pembangunan RSUD Tubaba tidak berhenti pada penyelesaian infrastruktur, tetapi berlanjut hingga kesiapan operasional dan pelayanan kesehatan yang memenuhi ketentuan, sehingga keberadaan rumah sakit ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tubaba. (*)

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *