Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Kota Metro.

154

Kota Metro,- {BN.Net} Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kota Metro, dilakukan hari ini, Senin (25/01/21) yang berlangsung di RSU Jend. Ahmad Yani Kota Metro.

Kepala Dinas Kesehatan Drg. Erla Andrianti mengatakan penyuntikan awal dalam pencanangan vaksinasi di metro ini diberikan kepada tenaga kesehatan terpilih, pada hari berikutnya akan dilakukan penyuntikan serentak di lokasi yang sudah kita siapkan dan sudah terlatih untuk melayani vaksinasi.

“Tahapan yang dilakukan untuk menereima vaksin adalah melakukan pendaftaran terlebih dahulu kemudian di screening berupa tes tensi dll kemudian wawancara terkait penyakit apa dan sebagainya, bila sehat dan layak oleh dokter maka akan di suntik oleh petugas dan diobservasi selama 30 menit apabila tidak ada masalah kita diperkenankan untuk pulang. Program ini sudah dicanangkan oleh pemerintah, bagaimanapun kita juga tetap akan mengikuti program ini, termasuk juga kepada masyarakat saya menghimbau untuk bisa mengikuti kegiatan ini pada tahap selanjutnya,” ujarnya.

Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan, untuk memutuskan mata rantai penularan masalah covid 19, salah satu upaya yang paling bagus adalah dengan dilakukan vaksin covid 19. Jumlah vaksin yang ada di Metro datanya sudah 4600, kedepannya untuk  masyarakat nanti kita akan tunggu bagaimana perkembangan.

Ketua IDI Metro dr. Agung Budi, S.pPD, menjadi orang pertama yang mendapat vaksin covid -19, ia mengatakan mudah-mudahan menjadi motivasi untuk tenaga kesehatan yang lain yang masih ragu menerima vaksin covid-19. Vaksin ini merupakan usaha kita untuk menghindari covid 19, mengurangi penyebaran covid 19, dan teman-teman sejawat merupakan orang-orang yang rentan terkena covid 19, semoga apa yg di upayakan bermanfaat untuk kita, keluarga, dan negara indonesia menjadi lebih baik.

BACA JUGA:  Mulei Menghanai Kuto Alam Bersinergi Dengan Karang Taruna Di Bulan Suci Ramadhan.

Diketahui untuk mendapatkan vaksin harus dilakukan screening kesehatan, melakukan tensi, dan pengecekan riwayat penyakit yang pernah dialami, bagi yang tidak lolos screening maka tidak mendapatkan vaksin covid 19.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak terutama teman-teman IDI maupun Tenaga Kesehatan yang lain, mari kita melakukan vaksin covid 19, vaksin ini InsyaAllah sudah halal dan suci dari MUI, kemudian sudah direkomendasikan BPOM Indonesia jadi tidak perlu khawatir. Dan hal ini sudah menjadi niat tenaga kesehatan untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan di Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir”, terang Ketua IDI Metro. (Rls)