Sebanyak 2159 Ekor Burung Tanpa Dokumen Resmi, Dilepasliarkan KSKP Bakauheni.

Lampung Selatan,- (BN.Net) Jajaran KSKP Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan mengamankan sebanyak 2.159 Ekor burung tanpa dilengkapi Dokumen, Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 01.00 wib di Area pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Kapolres Lamsel AKBP Edwin, SIK, SH, MSi diwakili KA KSKP Pelabuhan Bakauheni AKP Ridho Rafika, S.H., M.M membenarkan pengamanan burung tanpa dokumen yang akan melintas menuju pulau jawa melalui pelabuhan Bakauheni.

“Burung-burung tanpa dokumen tersebut kami amankan saat melakukan pemeriksaan rutin kepada para penumpang dan kendaraan yang akan melintas menuju pulau jawa melalui pelabuhan Bakauheni ” Kata KA KSKP Pelabuhan Bakauheni AKP Ridho Rafika, S.H, Minggu (21/11/2021).

KSKP mengamankan ribuan ekor burung dalam mobil Toyota Kijang Innova warna hitam dengan dikemudikan oleh Syaiful Anwar (43) warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Sungaigelam Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi bersama Selamet Riadi (56) warga Lampung Tengah.

“Burung – burung berbagai jenis tersebut dikemas menggunakan 92 keranjang plastik dan 15 kardus warna coklat menggunakan kendaraan Toyota Kijang Innova warna hitam dengan Nomor Polisi B 2259 OP yang dikemudikan oleh Saiful Anwar (43) warga Jambi dan Selamet Riadi (56) warga Lampung Tengah. ” Tuturnya.

Kepada petugas keduanya mengaku bahwa burung-burung tersebut adalah milik S. Riadi yang berada Pekan Baru Riau dan akan dikirim ke wilayah Cibubur Jakarta Timur.

“Ada sekitar 2.159 ekor burung berbagai jenis yang kami amankan, yang rencananya akan dibawa menuju Cibubur Jak-tim” ungkap Kepala KSKP.

Guna penyidikan kedua sopir bersama barang buktinya berupa 460 ekor burung jenis Jalak Kebo, 975 Ciblek, 400 jenis Gelatik Batu, 100 jenis Pleci, 40 jenis Poksai Mandarin, 40 jenis Srigunting Kelabu, 40 jenis Tepus Lurik, 12 jenis Poksai Mantel, 2 jenis Poksai Hitam / Rambo, 11 jenis cucak jenggot, 13 jenis Kepodang, 32 jenis Tledekan Gunung, 20 jenis Rambatan Loreng Doraemon, 14 jenis Pelatuk Bawang sudah diamankan KSKP Bakauheni guna penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Rapat Kesiapan PON XX Bareng Forkopimda Mimika, Kapolri: Perlu Langkah Extraordinary Cegah Covid-19.

Selanjutnya, KSKP Bakauheni melakukan koordinasi bersama Balai Karantina Wilker Bakauheni serta Koordinasi dengan BKSDA Lampung.

“Pasal yang dilanggar dalam perkara ini yakni Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan. ” pungkasnya. (*)