KPPU Kanwil II Menemukan 346.400 Liter Minyak Goreng Tertahan Di PT Sinar Laut.

146

Bandar Lampung,- (BN.Net) Pada hari yang sama dengan ditemukannya stok minyak goreng pada gudang PT Sinar Laut KPPU Kanwil II juga sudah memperoleh informasi dan menemukan terdapat 346.400 L minyak goreng tertahan di gudang PT Sinar Laut. Stok tersebut tertahan sejak Januari 2022 dari ditetapkannya HET oleh Peraturan Menteri Perdagangan.

Berdasarkan keterangannya, PT Sinar Laut tidak mengeluarkan stok tersebut karena biaya produksinya sudah di atas HET Pemerintah.

Stok minyak goreng tersebut tidak bisa disalurkan melalui Program Rafaksi karena PT Sinar Laut baru mendapatkan izin Rafaksi pada tanggal 30 Januari 2022 malam, padahal tanggal 31 januari 2022 program Rafaksi sudah tidak berlaku lagi.

Selanjutnya, PT Sinar Laut memberikan keterangan jika Kementerian Perdagangan saat ini memberikan solusi agar stok pada PT Sinar Laut dapat tersalurkan ke Konsumen, yaitu melalui skema Eksportir Olein membeli stok minyak goreng milik PT Sinar Laut dengan mengikuti biaya produksinya yaitu Rp17.260,-/L yang kemudian dijual kembali kepada konsumen dengan mengikuti HET yang ditetapkan.

Sebagaimana diketahui, Eksportir Olein memiliki kewajiban untuk mendistribusikan 20% minyak goreng dari total jumlah ekspornya kepada konsumen dalam negeri. Untuk memenuhi kewajiban 20% tersebut salah satu Eksportir bersedia membeli stok minyak goreng yang saat ini tertahan di PT Sinar Laut.

Atas temuan ini, KPPU akan mencermati lebih jauh alasan penundaan penyaluran dengan memanggil pelaku usaha yang bersangkutan. Apabila ditemukan faktor lain selain dari proses penyelesaian masalah selisih harga produksi dengan HET yang ditetapkan dan berpotensi melanggar Undang-undang maka KPPU akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999.

KPPU Juga mendapatkan informasi jika PT Sinar Laut sudah tidak melakukan kegiatan produksi minyak goreng, dengan alasan harga bahan baku yang tinggi di atas DPO yang ditetapkan.

BACA JUGA:  Mingrum Gumay Menggelar Reses Guna Melakukan Penyerapan Aspirasi Masyarakat.

“Atas informasi tersebut KPPU Kanwil II juga akan mencermati isu apakah terdapat hambatan yang dilakukan oleh perusahaan penghasil CPO dalam hal penyaluran CPO kepada PT Sinar Laut,” katanya. (Red)