Lampung Utara,- (BN.Net) Sukinah (65) warga Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Sebagai penderita asam urat dan diabetes melitus, ia harus terus melakukan kontrol secara rutin di rumah sakit untuk memantau kondisi kesehatannya dan berkat memiliki KIS hal ini tidak menjadi persoalan.
“Waktu itu saya harus kontrol seminggu sekali di rumah sakit yang ada di Simpang Propau. Coba saya belum terdaftar sebagai Peserta JKN, pasti saya sudah kebingungan mau mencari biaya berobat kemana lagi,” ujar Sukinah saat ditemui dikediamannya, Senin (21/03).
Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) di dalam darah. Kondisi ini juga sering disebut sebagai penyakit gula atau kencing manis. Sedangkan penyakit asam urat merupakan kondisi yang bisa menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian.
Banyak hal yang bisa meningkatkan risiko diabetes dan asam urat seperti yang dialami oleh Sukinah, diantaranya adalah obesitas, mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, memiliki riwayat keluarga diabetes dan asam urat serta memiliki masalah kesehatan lainnya, seperti kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi.
“Selama ini pengobatan yang saya jalani tidak dikenakan biaya sama sekali. Kartu KIS ini benar-benar menjadi penyelamat perekonomian keluarga saya. Sekarang saya tinggal fokus untuk memulihkan kondisi kesehatan saja,” lanjut Sukinah.
Bagi Sukinah pelayanan kesehatan yang diterimanya sudah cukup baik dan ia tidak mengalami kendala yang berarti dalam mengakses layanan di fasilitas kesehatan.
“Tapi saya berharap kedepannya pelayanan BPJS Kesehatan akan lebih ditingkatkan, supaya masyarakat tidak ragu untuk mendaftarkan diri sebagai peserta JKN. Program JKN ini sangat bermanfaat, saya sudah merasakan sendiri,” ujarnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi, Idham Kholid yang ditemui pada kesempatan yang berbeda menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi kepada seluruh fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan secara berkala.
“Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut ada berbagai indikator yang harus dipenuhi oleh setiap faskes. Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh Peserta JKN-KIS,” ujar Idham.” ( Opi)






