Rakor Komisi Irigasi Lampung MT II Tahun 2022, Diharapkan Dapat Menghasilkan Panen Yang Maksimal

113

Bandar Lampung,- (BN.Net) Komisi Irigasi Provinsi Lampung gelar acara rapat koordinasi (Rakor) dan evaluasi masa tanam (MT) II, Tahun 2022, Di Hotel Horison Kota Bandar Lampung, Kamis (23/06/2022)

Acara tersebut dihadiri Indra Purna dari BMKG Lampung, Budhi Darmawan ST.MT. Kadis PSDA, Kabid Operasional Irigasi Sudarto ST,. MT. Kepala UPTD II Yeni Riahto, Ir. Yeni Rianto Kepala UPTD Wilayah II Provinsi Lampung serta para peserta dan tamu undangan.

Ir. Yeni Rianto Kepala UPTD Wilayah II Provinsi Lampung saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak terkait agar pertanian dapat menghasilkan panen yang maksimal.

“Dari pertanian dan pengairan ini diharapkan bersama-sama untuk membuat tim untuk mengawal kawan-kawan dilapangan supaya termonitor, SK yang sudah kita sepakati sesuai dengan skejul dan progresnya tercapai 100%,” ucap Yeni Rianto.

Ditempat yang sama Buk Ida menyampaikan, “Untuk lahan yang ada Jangan sampai kosong artinya air yang ada kita manfaatkan seoptimal mungkin,” ucap Ida.

Menurutnya saat ini ada program pertanian yaitu IP 400 artinya penanaman 4 kali dalam setahun jadi di lokasi-lokasi yang memang tersedia air sepanjang tahun

“Kami harapkan Bapak dan Ibu memanfaatkan hal tersebut karena Bapak dan Ibu sangat beruntung kalau bisa dua kali sepanjang tahun, Oleh sebab itu tolong dimanfaatkan betul,” tambahnya

Sedangkan untuk yang hanya mendapat satu kali musim ini musim yang lainnya tolong dimanfaatkan untuk komoditi yang lain selain padi, sebagai informasi juga pada tahun ini pertanian ada anggaran biaya tambahan untuk pengembangan kedelai seluas 20.000 hektar.

“Jadi Bapak dan Ibu di sini Bapak ketika aktif kelompok juga ya, itu bisa mengusulkan kalau bapak dan ibu ingin ikut serta dalam program pengembangan ini kita baru dapat sekitar 9.000 hektar masih ada 11.000 hektar sedangkan begitu juga pagi jagung silahkan mengusulkan kalau ada usulan, Ya silakan Pak ya persyaratannya, hanya sekarang Bapak luasannya harus dilaporkan kemudian yang kedua harus masuk dalam kelompok yang teregister,” jelasnya. (Syah)

BACA JUGA:  Pasca Rapat Evaluasi Penangan Covid-19, Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung melalui Video Conference Nunik Sampaikan Update Covid-19.