Ardito Wijaya Membuka Pelatihan KAP

29

Lampung Tengah,- (BN.Net) Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya didampingi Ibu Ketua 1 TP PKK Kabupaten Lampung Tengah Indria Sudrajat Ardito Wijaya membuka pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) untuk Pencegahan Stunting di Kabupaten Lampung Tengah di hotel BBC Bandar Jaya Kecamatan Terbanggi Besar, (03 / 08/ 2022)

Salah satu upaya Percepatan Pencegahan Stunting melalui 5 pilar Nasional percepatan pencegahan stunting yaitu dengan melaksanakan Kampanye Nasional dan Komunikasi Perubahan Perilaku di pilar ke dua. Strateginya dengan melaksanakan kampanye nasional, komunikasi antar pribadi (KAP), advokasi dan pengelolaan program yang baik.

Pilar dalam Strategi Pasional Percepatan Penurunan Stunting meliputi : Peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di Kementerian/Lembaga Pemerintah Daerah Provinsi, Peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu keluarga dan masyarakat, penguatan dan pengembangan sistem,data, informasi, riset, dan inovasi.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa potensi sumber daya alam di Lampung Tengah sangat besar dan sebagai salah satu lumbung pangan di provinsi Lampung seharusnya secara matematis tidak kita temukan permasalahan yang menyangkut gizi masyarakat utamanya stunting. Oleh karena itu dibutuhkan analisa mendalam untuk menemukan akar permasalahan penyebab Lampung Tengah menjadi salah satu Kabupaten lokus stunting,” katanya

Jika salah satu penyebab stunting adalah mengenai perilaku dan pola asuh yang salah maka hal ini harus mendapatkan perhatian yang serius dari kita semua masyarakat harus kita bimbing dan kita tingkatkan pengetahuannya agar memperbaiki kondisi yang selama ini mereka anggap benar sesuai dengan budaya leluhur.

Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya juga berharap masyarakat mendapatkan akses sanitasi atau bisa disebut dengan air bersih dan jamban sehat terutama bagi yang tidak mampu untuk difasilitasi melalui Anggaran Dana Desa demikian juga dengan Posyandu dan makanan gizi lokal.

BACA JUGA:  Umar Ahmad, SP kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan di Daerah (TPAKD).

“Sehingga program percepatan penurunan Stunting yang di laksanakan dapat berjalan efektif dan efisien sesuai harapan,” Ardito Wijaya. (*)