Bandarlampung, – (BN.Net) Salah satu dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Retno Wahyudi, S.Pd.,MT, mendapat kepercayaan sebagai asesor kompetensi di bidang otomotif bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Provinsi Lampung.
Pengugasan ini menandai peran strategis Polinela dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan kompetensi lulusan SMK di bidang otomotif.
Dosen tersebut telah melewati serangkaian pelatihan dan sertifikasi yang menjadikannya kompeten dalam melakukan asesmen bagi siswa SMK. Dengan pengalaman dan akademik praktis di bidang otomotif, ia bertanggung jawab dalam menguji keterampilan siswa sesuai dengan standar industri yang berlaku.
Ketua Jurusan Teknik Iskandar Zulkarnain, ST,MT, menyampaikan bahwa keberhasilannya menjadi asesor merupakan kebanggaan tersendiri bagi kampus dan menjadi bukti nyata komitmen Polinela dalam mencetak tenaga pendidik berkualitas yang berkontribusi langsung ke dunia industri dan pendidikan vokasi. “Kami sangat mendukung dan bangga dengan pencapaian ini. Semoga dengan adanya kompetensi asesor dari Polinela, mutu lulusan SMK di Lampung semakin meningkat dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Kehadiran asesor dari Polinela diharapkan dapat membantu siswa SMK dalam memperoleh sertifikasi kompetensi yang menjadi nilai tambah dalam persaingan kerja. Dengan asesmen yang berbasis standar industri, lulusan SMK di Lampung akan lebih siap bersaing di dunia usaha maupun industri otomotif.
Selain itu, program ini juga merupakan bagian dari upaya sinergi antara Polinela, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, serta lembaga pendidikan vokasi lainnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan. Dengan adanya kompetensi asesor dari kalangan akademisi, diharapkan sertifikasi yang diberikan dapat lebih kredibel dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
Dosen yang terlibat dalam program ini menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas sebagai asesor kompetensi. “Saya merasa terhormat dapat berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK di bidang otomotif. Harapan saya, mereka bisa lebih siap menghadapi dunia industri dengan keterampilan yang terstandarisasi,” ungkapnya.
Dengan pengugasan ini, Polinela semakin diperkuat sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi yang berperan aktif dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja di Lampung, khususnya di sektor otomotif. (**)






