Tiga Jurnal Unila Tembus Indeksasi DOAJ, Perkuat Reputasi Riset Global

oleh -1,017 views

Nasional, – Universitas Lampung (Unila) kembali membuktikan kualitas tata kelola publikasi ilmiahnya di level global. Tiga jurnal unggulan, yakni Jurnal Agrotropika (Fakultas Pertanian), Jurnal Geosains dan Remote Sensing (JGRS) (Fakultas Teknik), dan Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) (FMIPA), resmi lolos indeksasi Directory of Open Access Journals (DOAJ), basis data jurnal akses terbuka paling berpengaruh di dunia.

Pencapaian ini menjadi catatan penting bagi Unila, mengingat DOAJ merupakan standar emas bagi jurnal open access dengan proses kurasi yang sangat ketat. Keberhasilan ini memastikan karya ilmiah yang diterbitkan ketiga jurnal tersebut kini memiliki visibilitas global yang lebih luas dan diakui kredibilitasnya secara internasional.

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyatakan capaian ini merupakan manifestasi dari visi Unila menuju _world class university_.

“Lolosnya Jurnal Agrotropika, J-BEKH, dan JGRS membuktikan kualitas riset serta transparansi tata kelola jurnal di lingkungan Unila telah memenuhi standar tinggi yang ditetapkan lembaga indeksasi dunia,” ujarnya.

Menurut Lusmeilia, keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan reputasi fakultas terkait, tetapi juga mengangkat derajat institusi secara keseluruhan dalam pemeringkatan perguruan tinggi global.

Kepala LPPM Unila, Dr. Eng. Ir. Dikpride Despa, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras kolektif. Di tengah ketatnya persaingan dan tingginya tingkat penolakan aplikasi di DOAJ, pengelola Jurnal Agrotropika, J-BEKH, dan JGRS telah menunjukkan konsistensi dalam menjaga kualitas proses _peer-review_.

“LPPM berkomitmen menjadikan pencapaian ini sebagai pendorong bagi jurnal lain di Unila yang sedang dalam proses akselerasi menuju indeksasi internasional,” tegas Dikpride.

Ketua Pusat Publikasi dan Kerja Sama LPPM Unila, Ir. Gigih Forda Nama, S.T., M.T.I., IPM., menekankan pentingnya posisi DOAJ sebagai pemegang “tahta tertinggi” dalam ekosistem jurnal open access.

“Masuknya ketiga jurnal ini ke DOAJ adalah pengakuan nyata atas kepatuhan Unila terhadap standar praktik publikasi terbaik dunia, termasuk aspek lisensi dan hak cipta yang melindungi karya peneliti,” jelas Gigih.

Ia menegaskan, Pusat Publikasi dan Kerja Sama akan terus memperkuat sinergi dan pendampingan teknis agar target akreditasi SINTA dan indeksasi internasional bagi puluhan jurnal baru di Unila dapat segera terealisasi.

Dengan terindeksnya Jurnal Agrotropika (https://doaj.org/toc/2745-7737), JGRS (https://doaj.org/toc/2722-3639), dan J-BEKH (https://doaj.org/toc/2686-200X), peneliti dari seluruh dunia kini dapat mengakses, mengutip, dan mendistribusikan artikel dari ketiga jurnal tersebut secara terbuka. Langkah ini diharapkan mempercepat kontribusi nyata Unila bagi perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global. (**)

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *