Pemprov Lampung Perkuat Fondasi Ekonomi Desa Lewat Inovasi Pertanian dan Pemberdayaan Petani

oleh -1,874 views

Lampung Barat, – Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Gubernur Lampung di Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat, Rabu (8/7/2026), dengan membawa berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan petani dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur meninjau produksi pupuk hayati cair, gudang gabah, menyerahkan bantuan bagi petani, membuka pasar murah, hingga berdialog langsung dengan masyarakat.

Kunjungan diawali di Pekon Bandar Agung dengan meninjau produksi pupuk hayati cair milik Gapoktan Berkah Tani. Di lokasi tersebut, Gubernur melihat langsung efektivitas penggunaan pupuk hayati yang mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman padi dibandingkan metode konvensional.

Selanjutnya, rombongan menuju Pekon Trimekar Jaya untuk meninjau gudang gabah milik warga. Gubernur membandingkan kualitas beras hasil gabah yang dikeringkan menggunakan teknologi dryer dengan gabah hasil penjemuran biasa sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu hasil panen petani.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pengembangan pupuk hayati cair merupakan salah satu inovasi yang akan terus didorong Pemerintah Provinsi Lampung guna meningkatkan produktivitas pertanian dengan biaya produksi yang lebih efisien.

Menurutnya, sektor pertanian harus mampu menjadi sumber kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan dukungan pembiayaan yang memadai.

Sebagai bentuk dukungan nyata kepada petani, Gubernur menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), bantuan rehabilitasi tanaman lada, peremajaan kopi, serta perluasan areal kakao bagi kelompok tani di Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Tak hanya berfokus pada sektor pertanian, Gubernur juga menaruh perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia. Dalam dialog bersama masyarakat, ia mengajak para orang tua untuk mendorong anak-anak melanjutkan pendidikan setinggi mungkin.

“Harapan saya anak-anak di Suoh dan BNS ini semuanya dapat menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Jika orang tuanya petani anaknya tidak boleh menjadi petani juga,” tegas Gubernur.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Suoh dan Bandar Negeri Suoh harus mampu dinikmati oleh masyarakat setempat melalui peningkatan kualitas pendidikan sehingga lahir generasi yang mampu mengelola potensi daerah secara lebih maju.

“Kekayaan Suoh dan BNS harus dinikmati oleh masyarakat setempat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengungkapkan bahwa penggunaan pupuk hayati cair telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Hasilnya tidak hanya lebih bagus, tapi panennya juga lebih cepat sekitar 10 hari bagi petani yang menggunakan pupuk hayati cair,” kata Parosil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Lampung Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Lampung yang berkenan hadir dan bersilaturahmi langsung di Kecamatan BNS,” ujarnya.

Menurut Parosil, kehadiran Gubernur menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan seluruh program pemerintah, mulai dari pupuk hayati, fasilitas KUR, hingga pasar murah.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan pembukaan pasar murah hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya tepung terigu Rp9.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, serta beras Rp58.000 untuk kemasan lima kilogram.
Program tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Salah seorang warga BNS, Rohaya, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran pasar murah.

“Kegiatan seperti ini maunya sering-sering dilakukan Pak Gubernur, Pak Bupati. Kalau bisa satu bulan sekali, kami selaku masyarakat sangat terbantu,” ungkapnya.

Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pembangunan pertanian yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memastikan kesejahteraan petani meningkat seiring dengan lahirnya generasi muda yang berpendidikan dan mampu menjadi pelaku pembangunan di daerahnya sendiri. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *