Bandarlampung, – Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia mengadakan kegiatan Workshop Kepustakawanan dengan tema “Penguatan Kompetensi Pustakawan dalam Mendorong Transformasi Perpustakaan yang Inovatif, Adaptif, Inklusif, dan Berkelanjutan.”
Workshop diselenggarakan Kamis, 16 Juli 2026, di ruang seminar lantai 3 Gedung Perpustakaan Unila dan diikuti oleh para pustakawan dan pengelola perpustakaan Provinsi Lampung. Workshop menghadirkan narasumber Dra. Nellawaty Ningsih, M.M., praktisi perpustakaan dan literasi.
Penyelenggaraan workshop kepustakawanan ini merupakan realisasi dari kerjasama antara Perpustakaan Unila dan PD IPI Provinsi Lampung serta dan dalam rangka memperingati Hari pustakawan Indonesia tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 7 Juli lalu.
Kepala UPA Perpustakaan Unila, Bayzoni, S.T., M.T., menyampaikan, tema yang diusung pada workshop sangat lengkap khususnya terkait dengan bagaimana pustakawan menjawab perkembangan teknologi yang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh perpustakaan.
Di Tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan, seorang pustakawan harus tetap punya pengetahuan yang sesuai dengan benar sehingga kita dapa memberikan arahan kepada mustaka tentang hal-hal sesuai dan yang baik dari perkembangan teknologi
Pustakawan tidak boleh duduk diam tetapi harus ada melakukan ekplorasi dan perubahan, memberikan layanan secara aktif memenuhi kebutuhan dan harus bisa membuktikan bahwa kehadirannya masih dibutuhkan oleh pemustaka.
“Harapan saya workshop ini akan berkelanjutan, mungkin ini yang pertama, harapan kita akan ada kegiatan-kegiatan lain, di mulai dari Lampung dan ke depanny bisa lebih luas lagi dalam skala nasional supaya kita bisa memberikan yang dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat,” ujar Bayzoni.
Dra. Ratna Dewi, M.M. selaku Ketua PD IPI Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih kepada pihak Perpustakaan Unila yang telah menjadi mitra strategis penyelenggaraan workshop.
Kolaborasi ini merupakan bukti nyata bahwa kemajuan profesi pustakawan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara organisasi profess,i perguruan tinggi pemerintah, dan seluruh pelaku kepentingan.
Peringatan hari ulang tahun pustakawan bukan hanya jadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang profesi pustakawan Indonesia tapi juga menjadi saat yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadapi berbagai tantangan terus berkembang
Kompetensi pustakawan bukan lagi menjadi pilihan melainkan sebuah keharusan pustakawan masa kini harus memiliki kemampuan yang lebih luas daripada sebelumnya. IPI Provinsi Lampung memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme pustakawan melalui pendidikan berkelanjutan, pelatihan, sertifikasi, pengembangan jejaring, advokasi profesi, penelitian publik hasilnya serta kolaborasi dengan berbagai institusi.
“Kami percaya penguatan kompetensi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri dibutuhkan kemitraan yang kuat dengan perguruan tinggi, termasuk Universitas Lampung sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di Provinsi Lampung,” ujarnya. {rilis]







