Library Expo 2026 Dorong Revitalisasi Perpustakaan sebagai Pusat Pengetahuan dan Rekreasi

oleh -2,882 views

Bandarlampung, –   Unit Pelaksana Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Library Expo 2026 pada 27–29 Oktober 2026 dengan tema “Revitalisasi Perpustakaan sebagai Pusat Pengetahuan dan Rekreasi untuk Generasi Berdampak”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan sekaligus ruang rekreasi edukatif bagi generasi muda.

Pembukaan Library Expo dilaksanakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, dan dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Kepala UPA Perpustakaan Unila Bayzoni, S.T., M.T., jajaran pimpinan, staf perpustakaan, panitia Komunitas Baca, serta tamu undangan. Turut hadir penulis buku Toponimi Sumatera Bagian Selatan, Ir. Anshori Djausal, M.T.; pembahas Listumbinang Halengkara, S.Si., M.Sc.; dan moderator Bayzoni, S.T., M.T., dalam sesi bedah buku.

Kepala UPA Perpustakaan Unila, Bayzoni dalam sambutannya menyampaikan, revitalisasi perpustakaan merupakan bagian dari komitmen Unila untuk meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas. Upaya ini diharapkan memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pengetahuan, ruang belajar, dan pengembangan kreativitas sivitas akademika.

Prof. Lusmeilia Afriani secara resmi membuka Library Expo 2026 sekaligus menegaskan pentingnya transformasi fungsi perpustakaan. Menurutnya, revitalisasi UPA Perpustakaan Unila bukan sekadar pembaruan fisik atau perbaikan arsitektural semata. Lebih dari itu, langkah ini menandai pergeseran paradigma yang sangat mendasar.

“Kita ingin mendefinisikan ulang fungsi perpustakaan kampus dari tempat yang sunyi dan kaku menjadi ruang dinamis yang hidup, menjadi pusat pengetahuan, ruang belajar kedua setelah kelas, serta wadah rekreasi sehingga di sinilah anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih berdampak,” ujarnya.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti revitalisasi oleh Rektor Unila bersama Kepala UPA Perpustakaan. Selanjutnya, tamu undangan mengunjungi area pameran dan bazar, sementara agenda hari pertama juga mencakup bedah buku, silent reading, serta babak penyisihan lomba Bookstar.

Pada Rabu, 28 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan final lomba Bookstar dan K-pop Random Play Dance yang melibatkan Kpopers Unila serta peserta. Sementara itu, pada Kamis, 29 Oktober 2026, Library Expo menghadirkan Emina Beauty Class di ruang layanan KKI lantai satu dan Karaoke Jam di area luar ruangan sebagai sarana rekreasi dan interaksi bagi pengunjung.

Ketua Pelaksana Library Expo Unila, Angelino Vinanti Sonjaya, S.I.Pust., menyampaikan, kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus memperkenalkan wajah baru perpustakaan setelah revitalisasi.

“Melalui Library Expo 2026, kami berharap mahasiswa dan masyarakat semakin tertarik untuk berkunjung ke perpustakaan. Kami ingin menghadirkan perpustakaan sebagai ruang yang tidak hanya menyediakan sumber pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat untuk belajar, berinovasi, berkreasi, dan membangun kolaborasi dalam mengembangkan budaya literasi,” ujarnya.

Melalui Library Expo 2026, UPA Perpustakaan Unila diharapkan semakin dikenal sebagai ruang yang mengintegrasikan kegiatan akademik, pengembangan wawasan, dan rekreasi edukatif. Revitalisasi ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem literasi kampus untuk mendukung lahirnya generasi yang kritis, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat. [Magang_Asnia Sundari/Nurma Safira]

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *