Andy Irawan Koenang Sambut Hangat Kedatangan Tim Monitoring Dari Kementerian

oleh -196 views

Bandar Lampung,- (BN.Net) Unit Pelaksana Teknis (UPT) KIR Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung sambut Tim Monitoring dari Kementerian Perhubungan di Kantor UPT KIR Rajabasa Jl. Abidin Pagar Alam (Komplek Terminal Rajabasa) depan kantor Dishub Kota, Rajabasa Raya, Kota Bandarlampung, Senin (06/03/2023)

Andy Irawan Koenang, S.H., M.H. selaku Kepala UPT KIR Kota Bandar Lampung menyambut hangat kedatangan tim monitoring dari kementerian perhubungan sebab menurutnya kedatangan tim tersebut berdampak positif bagi UPT KIR, sehingga memang rutin dilakukan untuk memonitor balai-balai pengujian yang ada di provinsi Lampung sampai sejauh mana dan apa kerangan yang dimiliki setiap UPT.

Andy Irawan Koenang, S.H., M.H. Kepala UPT KIR Kota Bandar Lampung

“Apa kekurangan-kekurangan balai pengujian itu yang akan mereka lihat dan itu yang akan mereka sampaikan kepada pimpinan, pencapaiannya sebatas mana, apa-apa saja yang belum terpenuhi, apa-apa saja yang harus dipenuhi dan sampai sejauh mana tingkat pelayanan kami,” jelas Andy.

Ditempat yang sama Yusran I.M Tanjung S.ST, MT  selaku penyusun bahan perencanaan, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengatakan bahwa hasil dari monitoring yang mereka lakukan hari ini untuk memaksimalkan pelayanan dan mempersiapkan dalam akreditasi, dengan monitoring tersebut pihaknya juga bisa tahu bawasannya ada penambahan alat KIR UPT Bandarlampung.

“Jadi ada alat yang memang kita arahkan untuk memiliki alat-alat baru, sehingga tingkat akreditasi pengujian ini tetap bertahan,” ucap Yusran

Jika apa yang menurut Tim monitoring kurang saat melakukan monitor di lapangan tersebut nanti dapat penyesuaian untuk Standar Operasional Prosedur (SOP) akreditasi.

“Jadi apa yang kurang kita beri masukan untuk pengujian dapat melengkapi sebelum pengajuan akreditasi ulang ataupun pelaksanaan validasi,” tambahnya.

Lebih lanjut pihaknya juga memberi menegaskan kepada UPT KIR Kota Bandarlampung untuk SOP yang harus dimiliki seperti ruang tunggu, ruang menyusui anak untuk ibu, tempat bermain anak-anak pada setiap gedung pelayanan, selain itu untuk area parkir juga harus diberi perterasan dan sirkulasi arus lalu lintasnya harus diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk saat ini jika dibandingkan dengan gedung pelayanan sebelumnya jauh lebih baik, tapi memang masih ada kekurangannya karena dianggap belum seratus persen, ini harus ada yang ditambahkan,” jelasnya. (Syah)

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat