Oleh : Rozali Umar
Advokat Penggemar Sepak Bola.
EMPAT tahun lalu, Prancis ditantang Maroko pada semifinal
Piala Dunia 2022 di Qatar. Skor akhir 2 : 0 untuk kemenangan Prancis.
Tapi, bukan hasil pertandingannya yang viral. Justru Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi yang jadi sorotan dunia kala itu.
Mbappe (Perancis) dan Hakimi (Maroko) merupakan sahabat dekat, saat itu sesama pemain di klub PSG Perancis.
Setelah wasit meniup peluit panjang, Mbappe menghampiri Hakimi, menghiburnya, saling berpelukan. Sorotan kamera lebih banyak mengarah kepada mereka.
Di dalam sanubarinya, Mbappe bahagia karena negaranya lolos ke final. Di sudut hatinya yg lain, raut wajah Mbappe saat dizoom kamera wartawan mencerminkan ketulusan menghibur sahabatnya yang kecewa karena gagal mencetak sejarah sebagai negara pertama benua Afrika yang melenggang ke final piala dunia.
Jumat dinihari nanti (10/7), 03.00 WIB, sahabat itu bersua lagi di lapangan hijau. Kembali bertempur membela negara masing-masing di ajang sama.
Mbappe dan Hakimi punya misi sama, membawa negaranya melaju ke Semifinal.
Apa pun hasil akhir dari “bentrokan” sohib kedua kali, mereka sepertinya akan berpelukan lagi, menghibur yang kalah seperti 2022 lalu.
Nah, siapakah yang dihibur dinihari nanti, Mbappe atau Hakimi (lagi) ??
Yang pasti, pertandingan Perancis versus Maroko diprediksi berjalan seru, saling ngotot menggolkan misi negaranya masing-masing. Mbappe ingin terus melaju hingga mengangkat tropi berbalut emas murni 18 karat. Hakimi ingin menebus kegagalannya menaklukkan Perancis tahun 2022.
Begitulah sepak bola.
Persahabatan terkadang harus “retak”, bahkan saling jegal, di lapangan.
Tapi Mbappe dan Hakimi adalah sosok profesional. Sahabat sejati tetap tidak bisa terpisahkan, apa pun hasil pertandingan dinihari nanti.
Bisa jadi, seusai pertandingan, keduanya bersua melepas lelah bersama. Mbappe menyuguhkan anggur kebanggaan Perancis, Hakimi menghidangkan _Khobz_, roti bulat camilan khas Maroko. (**)






