Pelaku Penikaman Terhadap Ulama. FBU Minta Aparat Penegak Hukum Tetapkan UU Terorisme dan Pembunuhan Berencana.

286

Bandar Lampung,- BeritaNatural.Net Forum Bela Ulama (FBU) sepakati pernyataan sikap, menyoal tentang peristiwa penusukan Syeikh Ali Jaber yang terjadi pada tanggal 13 September 2020 sekitar pukul 17.15 WIB di jalan Tamin Sukajawa, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung.

Diduga penusukan tersebut ada kejanggalan yang harus benar-benar di tuntaskan demi terciptanya hukum keadilan di Indonesia. “Kami para Pegiat
Hukum, Ormas, LSM, Pengacara, serta Praktisi Hukum menyoroti kasus tersebut sehingga kami bahas dalam diskusi dan menghasilkan beberapa keputusan rapat yang di sepakati bersama.

Keputusan tersebut menghasilkan pernyataan sikap untuk mendorong pihak kepolisian mengungkap peristiwa penusukan tersebut.

Forum Bela Ulama mengecam keras dan mengutuk atas insiden tersebut. Solidaritas ini dibentuk untuk mendorong pihak kepolisian agar mengusut tuntas dibalik peristiwa tersebut.

Panglima Hermawan S.HI.,M.H.,CM.,Shell bersama anggota FBU mempertanyakan Ada Apa Sebenarnya Dibalik Peristiwa Penusukan Syeikh Ali Jaber Tersebut ?

“Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami dengan ini secara tegas Menyatakan pernyataan sikap bersama mewakili suara aspirasi masyarakat sebagai berikut:

1. Forum Bela Ulama mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk bersikap
professional dan tidak menggunkan standar ganda dalam proses penyidikan dalam pengungkapan kasus penuşukan tersebut.

2. Forum Bela Ulama mendesak Kepolisian Republik Indonesia segera menetapkan
pasal yang sesuai terhadap tersangka yaitu undang- undang Terorisme dan pembunuhan berencana.

3. Forum Bela Ulama mengamanatkanK Republik Indonesia untuk mengungkap tabir peristiwa tersebut secara transparan dan professional.

4. Forum Bela Ulama menghimbau Kepolisian Republik Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada semua pihak dan elemen masyarakat untuk mersama-sama tergabung dalam pembentukan tim pencari fakta. (*)

BACA JUGA:  Luar Biasa, Jaksa Agung Promosikan Yuliana Sagala Jadi Kajari Denpasar.