Merasa diabaikan pelaku,Wanita korban kecelakaan melapor ke unit lakalantas.

201

Pesawaran,- BeritaNatural.Net merasa diabaikan atas musibah kecelakaan yang menimpanya Neti Natalia (33) warga desa Batu menyan, teluk pandan, membuat laporan ke unit laka lantas polres pesawaran, Rabu (25/11/2020).

Kepada wartawan, Neti Natalia menceritakan peristiwa kecelakaan yang dialaminya terjadi pada 28 Oktober lalu, dijalan way ratai, Simpang Mutun, yang melibatkan kendaraan roda dua miliknya dengan mobil milik pelaku Jumiarti Usman seorang bidan sebuah klinik di teluk pandan.

“Kejadian nya sebulan yang lalu mas, motor saya diserempet mobil nya ibu jumiarti itu, yang luka itu pipi saya tangan dan kaki saya sampe sekarang masih memar ” jelasnya

Neti menambahkan, dirinya merasa kecewa dengan pelaku yang seperti tidak merasa bersalah atas musibah yang dialami nya sehingga ia memutuskan melapor ke polisi

“Tapi dari pelaku ini gak ada itikad baik makanya saya lapor ke polisi, saya udah pernah kasih jalan kekeluargaan tapi kesan nya dia(pelaku) itu menganggap sepele musibah saya, padahal mata saya hampir buta dan kaki saya sampe sekarang belum baikan ” jelas nya.

Menurut Neti, dirinya sudah meminta pelaku untuk menemuinya dengan melibatkan kepala desa namun hingga kini pelaku masih tidak menemuinya

“Saya udah sering wa dia (pelaku) malahan bapak kepala desa juga udah menengahi tapi dari dianya gak digubris malah terkesan nganggap musibah saya ini biasa aja ” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang sama Kanit lakalantas polres pesawaran IPDA M.Hidayat mengatakan akan menindak lanjuti laporan tersebut.

“Laporan udah kami terima dan segera akan kita tindak lanjuti setelah ini akan kita periksa saksi saksi,” tegas Merasa diabaikan pelaku,Wanita korban kecelakaan melapor ke unit lakalantas.

BACA JUGA:  Pelatihan Peningkatan Kemampuan Intelijen Perairan Ditpolairud Polda Lampung.

Pesawaran__Naturalnet merasa diabaikan atas musibah kecelakaan yang menimpanya Neti Natalia (33) warga desa Batu menyan, teluk pandan, membuat laporan ke unit laka lantas polres pesawaran, Rabu (25/11/2020).

Kepada wartawan, Neti Natalia menceritakan peristiwa kecelakaan yang dialaminya terjadi pada 28 Oktober lalu, dijalan way ratai, Simpang Mutun, yang melibatkan kendaraan roda dua miliknya dengan mobil milik pelaku Jumiarti Usman seorang bidan sebuah klinik di teluk pandan.

“Kejadian nya sebulan yang lalu mas, motor saya diserempet mobil nya ibu jumiarti itu, yang luka itu pipi saya tangan dan kaki saya sampe sekarang masih memar ” jelasnya

Neti menambahkan, dirinya merasa kecewa dengan pelaku yang seperti tidak merasa bersalah atas musibah yang dialami nya sehingga ia memutuskan melapor ke polisi

“Tapi dari pelaku ini gak ada itikad baik makanya saya lapor ke polisi, saya udah pernah kasih jalan kekeluargaan tapi kesan nya dia(pelaku) itu menganggap sepele musibah saya, padahal mata saya hampir buta dan kaki saya sampe sekarang belum baikan ” jelas nya.

Menurut Neti, dirinya sudah meminta pelaku untuk menemuinya dengan melibatkan kepala desa namun hingga kini pelaku masih tidak menemuinya

“Saya udah sering wa dia (pelaku) malahan bapak kepala desa juga udah menengahi tapi dari dianya gak digubris malah terkesan nganggap musibah saya ini biasa aja ” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang sama Kanit lakalantas polres pesawaran IPDA M.Hidayat mengatakan akan menindak lanjuti laporan tersebut.

“Laporan udah kami terima dan segera akan kita tindak lanjuti setelah ini akan kita periksa saksi saksi,” tegas Kanit. (a. Gani)