KPPU Melakukan Penelitian Perkara Inisiatif Dugaan Pelanggaran Pasal 5 Undangundang No. 5/1999 Dalam Penjualan Daging Sapi Di Wilayah Bandar Lampung.

281

Lampung,- (BN.Net) Komisi Pengawas Persaingan Usaha Kantor Wilayah II mulai melakukan Penelitian Perkara Inisiatif atas
dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 dalam penjualan daging sapi di wilayah Kota Bandar Lampung.

KPPU menemukan fakta jika Pedagang Daging Besar di Kota Bandar Lampung telah bersepakat menetapkan harga jual daging sapi untuk diterapkan oleh Pedagang Pasar/Eceran kepada Konsumen/Masyarakat.

Pedagang Daging Besar merupakan pedagang daging sapi baik yang memiliki RPH sendiri ataupun tidak.

KPPU menemukan fakta jika kesepakatan harga jual daging sapi diinformasikan kepada konsumen melalui Surat Persatuan Pedagang Daging Bandar Lampung melalui Pedagang Eceran/Pasar.

KPPU menemukan adanya dua kesepakatan penetapan harga pada periode Tahun 2021-2022, yaitu pada 19 Januari 2021 yang menyepakati ketetapan harga daging sapi Rp125.000,-/Kg dan pada tanggal 17 Februari 2022 yang menyepakati ketetapan harga daging sapi sebesar Rp135.000,-/Kg.

Perilaku tersebut melanggar Pasal 5 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat “Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan
pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan pada pasar bersangkutan yang sama”.

KPPU juga akan mendalami dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kesepakatan harga tersebut yang
menunjukkan bahwa harga rata-rata daging sapi di Kota Bandar Lampung di atas harga rata-rata daging
sapi Nasional.(***)

BACA JUGA:  Berikan Pelayanan Cepat, Tepat Dan Anti KKN, Kapolda Lampung Resmikan "METRO BISA".