Bandarlampung, – Jajaran Pengurus dan Anggota Markas Cabang Laskar Merah Putih Kota Bandar Lampung (Macab – LMP) bersatu, pererat persaudaraan memajukan organisasi Laskar Merah Putih, serta dapat dengan ikhlas melupakan masa lalu.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kota Bandar Lampung Mawardi Shobier, SH di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).
“Mari kita bersatu membesarkan organisasi yang sama-sama kita cintai dan kita banggakan. Singkirkan jauh-jauh masa lalu yang penuh dinamika. Lupakan perbedaan itu, karena pada dasarnya kita adalah satu,” ucap Mawardi Shobier didampingi oleh Sekretaris Dimas Aribowo serta beberapa Wakil Ketua dan Srikandi Laskar Merah Putih Kota Bandar Lampung.
Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Mawardi Shobier disebabkan masih ada segelintir kelompok yang mengatasnamakan Laskar Merah Putih.
Menurut pria yang biasa disapa dengan panggilan ‘Adin Mawardi’ ini bahwa dalam kehidupan berorganisasi memang wajar- wajar saja bila ada perbedaan.
“Biasa lah bila ada perbedaan. Itu namanya Dinamika dalam berorganisasi. Tapi, tidak mungkin dong ada ‘Dua Matahari’ dalam hidup ini. Tidak juga ada kapal berlayar dengan ‘Dua Nakhoda’,” seloroh Adin Mawardi.
Ketua Laskar Merah Putih Kota Bandar Lampung ini membeberkan alasan nya yaitu karena Laskar Merah Putih hanya ada Satu, sesuai dengan SK Menteri Hukum dengan Nomor AHU: -0000054.A.H.01.08 Tahun 2025 Tentang Persetujuan Perubahan Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih.
Yang mana SK tersebut menyatakan bahwa
Arsyad Canu sebagai Ketua Umum, Abdul Rachman Thaha Sebagai Sekretaris Jenderal dan Muhammad Yasir adalah Bendahara Umum.
Sedangkan Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Lampung Ketuanya adalah H.Johan Nasri, SE, SH.
“Jadi Surat Keputusan kami adalah SAH secara Konstitusional yang diakui Negara Republik Indonesia. Dengan ditelah diterbitkannya SK Kemenkum artinya jelas bahwa kami berhak menegur mereka yang menggunakan atribut kami,” tegas Mawardi Shobier.
Diakhir percakapan nya Mawardi Shobier mengajak semua elemen masyarakat yang ada di seluruh provinsi Lampung untuk saling bergandeng tangan.
“Prinsipnya kami membuka diri dan merangkul serta ‘welcome’ kepada siapa saja, kawan-kawan dan saudara saya untuk bergabung bersama. Karena pada dasarnya kita adalah Satu dan bersaudara. Tapi ikut aturan kami dong. Kami pun akan menegur bagi siapa pun yang menggunakan atribut kami tanpa seizin kami seperti ; Menyanyikan Mars Laskar Merah Putih, Memakai Emblem, serta memakai atribut Laskar Merah Putih sesuai dengan Surat Keputusan Menkum. Karena perintah Ketua Umum kami, Arsyad Canu, yaitu Jaga Marwah Organisasi Laskar Merah Putih. Jadilah mitra pemerintah, di Provinsi Lampung maupun Kabupaten/Kota. Dan, jika masih juga ada yang melakukan pelanggaran terhadap Laskar Merah Putih yang SAH, maka kami pun tidak segan-segan melakukan tindakan hukum,” paparnya.
NKRI HARGA MATI !!! (One’)






