Orang Tua Korban Kecewa, Anak Kehilangan Handphone Saat Pertandingan Futsal di Lingkungan SD IT Ar Rahman

oleh -169 views

Lampung , – Insiden kehilangan sebuah telepon genggam terjadi saat kegiatan pertandingan futsal yang berlangsung di lingkungan SD IT Ar Rahman, yang berlokasi di Jl. Dadapan No. Blok 3, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu, 12 April 2026, sekitar pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Korban merupakan salah satu murid dari SD Negeri 2 Way Halim Permai yang mengikuti pertandingan futsal di sekolah tersebut.

Menurut keterangan yang diperoleh, korban menyimpan handphone miliknya, yaitu Infinix Note 7 Lite, di dalam tas ransel berwarna abu-abu. Tas tersebut diletakkan di depan salah satu ruang kelas di area sekolah selama pertandingan berlangsung. Namun, setelah pertandingan selesai, korban mendapati bahwa handphone tersebut telah hilang dari dalam tas. Tidak hanya itu, beberapa siswa lainnya juga kehilangan sejumlah uang.

Menanggapi kejadian tersebut, orang tua korban yang meminta namanya disamarkan menyampaikan kekecewaannya atas belum adanya tindak lanjut dari pihak sekolah.

“Anak saya ikut lomba futsal di sana dan menaruh tas sesuai arahan panitia di depan kelas. Setelah selesai main, HP Infinix Note 7 Lite di dalam tas abu-abu itu sudah tidak ada. Kami sudah meminta baik-baik untuk melihat rekaman CCTV sebagai bahan penelusuran, namun sampai hari ini belum diberikan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Ia berharap pihak SD IT Ar Rahman dapat membantu menyelesaikan persoalan ini. “Kami tidak menuduh siapa pun. Kami hanya minta itikad baik sekolah untuk membuka CCTV agar semuanya jelas. HP itu penting buat anak saya untuk komunikasi dan belajar. Kami juga kasihan dengan siswa lain yang kehilangan uang. Semoga jadi perhatian agar keamanan kegiatan sekolah lebih diperhatikan,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak sekolah tempat kejadian berlangsung belum memberikan solusi yang jelas terkait insiden kehilangan tersebut. Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diharapkan dapat membantu mengungkap kejadian juga belum diberikan kepada pihak guru maupun korban.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan pihak sekolah terkait keamanan barang pribadi siswa selama kegiatan berlangsung. Diharapkan pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini serta meningkatkan sistem keamanan di lingkungan sekolah. (*)

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *