Lampung Selatan, – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan pemanfaatan Gemini Artificial Intelligence (AI) dalam penyusunan modul ajar bagi guru SMKS Swadhipa 2 Natar. Kegiatan yang didukung oleh DIPA Politeknik Negeri Lampung Tahun Anggaran 2026 ini merupakan bagian dari upaya Polinela memperkuat pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di lingkungan pendidikan vokasi.
Pelatihan diarahkan pada penggunaan Gemini AI sebagai alat bantu dalam mengembangkan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Guru diperkenalkan pada konsep dasar Generative AI dan dibimbing untuk memanfaatkan teknologi tersebut dalam menyusun materi pembelajaran secara lebih terstruktur. Salah satu materi yang diberikan adalah prompt engineering, yaitu teknik menyusun instruksi yang efektif agar Gemini AI dapat menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Melalui praktik tersebut, peserta belajar mengembangkan prompt untuk mendukung penyusunan materi pembelajaran yang relevan dan selaras dengan kurikulum.
Pemanfaatan AI dalam kegiatan ini juga disertai dengan pembahasan mengenai aspek penggunaannya secara bertanggung jawab. Peserta diarahkan untuk melakukan validasi terhadap informasi yang dihasilkan AI sebelum digunakan dalam pembelajaran. Langkah tersebut penting agar teknologi tetap ditempatkan sebagai alat bantu, sementara guru tetap memiliki kendali terhadap kualitas dan kesesuaian materi yang digunakan.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung, Rio Eka Nugraha, M.A., mengatakan bahwa perkembangan Artificial Intelligence memberikan peluang bagi dunia pendidikan, terutama dalam membantu guru menyiapkan perangkat pembelajaran.
“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas dalam mengembangkan bahan ajar. Guru tetap berperan sebagai pengendali utama yang memastikan materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan peserta didik,” ujarnya.
Selain praktik penyusunan modul ajar, tim pengabdian memperkenalkan beberapa aplikasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini juga mendorong pengembangan komunitas praktisi di lingkungan sekolah agar guru dapat saling berbagi pengalaman dalam menerapkan teknologi pada proses pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, guru diharapkan memiliki pengalaman praktis dalam menggunakan Gemini AI untuk mendukung pekerjaan akademik, khususnya dalam pengembangan perangkat pembelajaran. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan selanjutnya dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan peserta didik di SMKS Swadhipa 2 Natar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Polinela dalam membangun kolaborasi dengan satuan pendidikan. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, perguruan tinggi tidak hanya berbagi pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membuka ruang bagi penguatan kapasitas pendidik di sekolah vokasi. Dengan dukungan DIPA Politeknik Negeri Lampung Tahun Anggaran 2026, kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi serta mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence secara tepat dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan vokasi. (Red)







