Kota Metro,- (BN.Net) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro terus melakukan inovasi di masa pandemi dalam rangka pendataan dan pelestarian Cagar Budaya.Salah satunya melalui situs Metro Mobile Heritage.
Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikdan Kebudayaan Seprita menjelaskan bahaa melalui situs https://memotage.metrokota.go.id publik dapat mendaftarkan objek yang diduga merupakan cagar budaya.
“Kriteria cagar budaya sendiri telah dijekaskan dalam undang-undang dan disitus ini sendiri,”ungkapnya,Minggu (15/8/2021).
Seprita menambahkan bahwa inovasi ini juga menggandeng akademisi sejarah UM Metro dan tenaga IT.
“Prinsipnya selain memperluas sosialisasi terkait cagar budaya juga memperluas keterlibatan publik sejak dari pendataan objek yang diduga cagar budaya itu sendiri,” jelasnya.
Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Puspita mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inovasi penggunaan teknologi informasi guna meningkatan kinerja dan fungsi birokrasi terutama di masa pandemi seperti ini.
Ia juga menambahkan bahwa aitus pendaftaran ini sendiri rencananya akan dirilis secara resmi bersanaan dengan launching buku,kopi dan Rumah Informasi Sejarah Metro.
“Waktunya belum dipastikan masih menunggu kebijakan PPKM dari pemerintah” jelasPuspita.
Terpisah sejarawan UM Metro Kian Amboro menyambut baik inovasi Bidang Kebudayaan terkait proses pendaftaran ODCB.
“Melalui situs dan aplikasi ini terlebih di masa pandsmu harapannya partisipasi dan kesadaran publik akan pendataan cagar budaya perlahan akan semakin meluas,”jelas anggota TACB Metro tersebut.
Sementara Ismail praktisi IT yang membantu membuat situs ini berharap bahwa pengembangan situs dan aplikasi ini nantinya akan bermanfaat bagi pelestarian cagar budaya di Metro.
“Semoga kehadiran situs ini nantinya akan bermanfaat bagi upaya pelestarian cagar budaya di Kota Metro,”pungkasnya. (*)






