Bandar Lampung,- (BN.Net) Sebanyak 31 warga Kelurahan Panjang dikabarkan mengalami keracunan massal pada dini hari usai menyantap nasi berkat pengajian rutin. Jum’at (18/02/2022).
Diketahui 4 orang dilarikan ke Puskemas rawat inap Panjang, sebagian warga lagi diketahui dari informasi petugas puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Kota Bandar Lampung.
Menurut salah satu pasien Helmi mengatakan, bermula saat dirinya menghadiri acara pengajian rutin di salah satu rumah warga, dirinya merasakan mual, muntah dan Buang Air Besar (BAB) seusai mengkonsumsi nasi berkat yang didapat dari acara pengajian tersebut.
“Baru kerasa sekitar jam 12 perut kerasa mual dan buang air besar, ” kata Helmi di ruangan UGD Puskesmas Panjang.
Lebih lanjut kata helmi, selain orang dewasa terdapat juga anak-anak yang mengalami gejala hal serupa diduga keracunan akibat mengkonsumsi lontong dan sayuran dari dalam berkat.
Sementara pihak Puskesmas rawat inap Panjang melalui Kasubag TU, Taufik mewakili Kapuskes Susisania saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini tidak bisa memberikan komentar.
“Kapuskes sedang isoman, tapi ibu pesan kalo media mau konfirmasi silahkan kedinkes aja, kita sudah satu pintu, ” ujarnya.
Terlebih Taufik mengatakan, baru mengetahui pagi ini kabar adanya warga dirawat akibat keracunan massal. Bahkan Taufik enggan dimintai komentar terkait tindak lanjut penanganan. Menurutnya cukup dengan keterangan pegawainya saja.
Sementara diketahui, pihak petugas saat ini tengah melakukan uji lab guna mengetahui penyebab warga keracunan untuk kemudian ditindak lanjuti. (Why)






