Pasien Meninggal Dunia, Anak Kandung Dipaksa Oknum Tandatangani Pernyataan Positif Covid-19.

1282

Bandar Lampung,- BeritaNatural.Net
Pasien negatif Covid-19 meninggal dunia, keluarga pasien dipaksa memberikan pernyataan pasien positif Covid-19 oleh Oknum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Jl. Dr. Rivai No.6, Penengahan, Kecamatan Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung.

Diceritakan Tutik Kumalasari selaku anak kandung Alm Mailinah bersama ayahnya, saat dirawat di RS Bumi Waras ibunya tak kunjung sembuh kemudian pihak keluarga membawa pasien ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, saat akan dirawat sempat terjadi perdebatan antara pihak keluarga dan pihak RSU Dr. H. Abdul Moeloek, sebab tanpa alasan jelas pasien yang dinyatakan negatif Covid-19 langsung dimasukan ke ruang IGD Covid-19, hingga akhirnya meninggal dunia.

“Sebelum dirujuk ke RS Bumi Waras ibu saya sudah diperiksa di Puskesmas Kedaung, hasil rapid test non reaktif (Negatif), ibu saya sakit tipes, Lambung dan flek paru-paru,” kata Tutik di Rumah Duka, Jum’at (09/10/2020).

Lebih lanjut pihaknya meyakini bahwa kematian ibunya bukan dikarenakan Covid-19, hal tersebut atas dasar dari keterangan Puskesmas Kedaung dan RS Bumi Waras saat melakukan rapid tes terhadap Alm Mailinah hasilnya negatif, akan tetapi pihak RSUD memaksa dan mengancam Tutik untuk menandatangani berkas pasien positif Covid-19.

“Saya dipaksaan menandatangani surat pernyataan positif Covid-19, saat jenazah ingin dibawa pulang dan pihak Rumah Sakit tidak akan mengantarkan dengan ambulan jika tidak ditandatangani dan mobil ambulan tidak berkenan mengantarkan hingga kami memutuskan membawa dengan mobil pribadi,” ucapnya. (Tim)

BACA JUGA:  Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Chusnunia Hadiri Operasi Pasar Bersubsidi di Pringsewu.