Mengapa Lumut Bisa Tumbuh di Beton Rumah? Ini 6 Alasannya

oleh -1,469 views

Internasional, – Beton adalah struktur penting bagi rumah agar bisa berdiri dengan kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan. Sayangnya, struktur tersebut rawan ditumbuhi lumut sehingga perlu dilapisi dengan pengeras beton berkualitas.

Ada bermacam-macam alasan mengapa lumut dapat tumbuh di atasnya. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahuinya.

Alasan Lumut Tumbuh hingga Harus Diantisipasi dengan Pengeras Beton

Lumut merupakan jenis tumbuhan berukuran kecil yang sering ditemui di berbagai tempat, termasuk beton rumah. Bagaimanapun juga, tumbuhan tersebut mampu mengganggu hingga merusak struktur sehingga harus diantisipasi.

Sejumlah alasan membuat lumut bisa tumbuh di area tersebut, seperti:

Lembap

Faktor utama yang mendukung pertumbuhan lumut pada beton rumah adalah kelembapan tinggi. Hal ini disebabkan tumbuhan tersebut membutuhkan air agar bisa hidup subur dan berkembang biak.

Bila beton sering basah, maka lumut akan mudah tumbuh di sana dalam jangka waktu lama. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh paparan air hujan, penyiraman tanaman, maupun efek kamar mandi secara terus-menerus.

Di sisi lain, air tanah yang tersedot ke beton juga bisa membuat beton menjadi lembap. Hal ini disebabkan oleh pori-pori struktur yang menarik molekul air ke atas hingga mencapai permukaan.

Drainase Buruk

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, area beton basah dalam waktu lama bisa membuatnya ditumbuhi lumut. Kondisi tersebut diperparah bila rumah tidak mempunyai drainase yang baik.

Sistem drainase yang buruk kerap ditandai dengan permukaan beton rata atau miring ke dalam. Selain itu, saluran air yang mampet atau tidak sesuai dengan volume air juga bisa menjadi tanda lainnya.

Akibat dari buruknya sistem tersebut membuat air tergenang bahkan tidak mengalir sama sekali dalam waktu yang lama. Alhasil, beton tetap basah sehingga lumut pun tumbuh dengan subur.

Berpori

Beton memang memiliki banyak pori. Sayangnya, hal tersebut membuatnya mampu menyerap dan menahan air. Akibatnya, area menjadi lembap sehingga lumut bisa tumbuh dengan subur.

Kondisi ini akan semakin parah bila beton tidak dibuat dengan benar. Di sisi lain, umur tua dan kerusakan pada struktur juga mampu membuat pori-pori struktur menjadi lebih banyak.

Pengeras beton bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini. Dengan demikian, pori-pori beton dapat tertutup sehingga area lebih kering dalam jangka waktu lama. Struktur pun akan menjadi lebih kuat.

 

Kurang Sinar Matahari

Selain area yang lembap, lumut juga dapat tumbuh dengan sangat baik di tempat yang teduh atau sejuk. Hal ini membuat area beton rumah yang jarang terkena sinar matahari rawan ditumbuhi olehnya.

Contoh area tersebut adalah sisi utara, bagian bawah pohon, atau tempat yang tertutup bangunan lainnya. Kondisi ini akan semakin buruk bila area tersebut sering tergenang air atau rumah berada di wilayah dengan kelembapan tinggi.

Lumut dapat tumbuh baik di area yang teduh dan sejuk karena dapat mencegahnya dari dehidrasi. Selain itu, suhu rendah juga dapat menjaga kelembapan karena tingkat penguapan airnya juga rendah.

Nutrisi dari Kotoran

Setiap makhluk hidup membutuhkan nutrisi untuk bertahan hidup. Begitu pula dengan lumut. Bagi tumbuhan tersebut, nutrisi berupa kotoran hewan, serasah daun, debu, atau tanah cukup untuk membuatnya berkembang biak.

Nutrisi ini bisa terbawa dari angin, percikan tanah saat hujan, kotoran hewan lewat, hingga polusi udara. Bila tidak segera dibersihkan dengan rutin, maka kotoran tersebut akan menumpuk dan terakumulasi hingga menjadi makanan lumut.

pH Lingkungan

Beton sejatinya mempunyai pH yang cenderung basa. Bagaimanapun juga, tingkat keasaman tersebut dapat diubah oleh paparan air hujan secara terus-menerus. Alhasil, area tersebut menjadi sedikit asam.

Sayangnya, lumut umumnya tumbuh subur di lingkungan seperti demikian. Bahkan, ada juga lumut yang sangat toleran dengan tingkat keasaman tinggi. Alhasil, tumbuhan ini dapat berkembang biak dan merusak struktur jika dibiarkan.

Solusi untuk Mengantisipasi Pertumbuhan Lumut

Beton yang lembap, kotor, tidak mempunyai sistem drainase baik, teduh, dan bersifat asam menjadi tempat ideal bagi lumut untuk tumbuh. Itulah mengapa kondisi tersebut perlu dihindari agar tumbuhan ini tidak bisa berkembang biak di sana.

Cara lain yang bisa digunakan untuk mengantisipasi pertumbuhan lumut adalah penggunaan pengeras beton khusus, seperti Sikagard®-905 W. Pelapis anti kelembapan dan lumut ini berbahan dasar resin berbasis air siap pakai yang dapat dilapisi dengan cat atau wallpaper.

Menariknya, pelapis ini cocok untuk interior maupun eksterior karena mampu menahan kerusakan akibat sinar ultraviolet. Hasil akhir setelah kering berupa lapisan transparan. Viskositasnya pun sangat rendah sehingga mampu mencegah pertumbuhan jamur.

Di sisi lain, ada juga Sikagard®-715 W yang berupa larutan pembersih berbahan dasar air. Larutan tersebut cocok digunakan bila beton sudah ditumbuhi lumut. Tanpa perlu diencerkan, larutan ini mampu membasmi lumut, lichen, dan alga pada permukaan luar bangunan.

Sika sudah berpengalaman selama 115 tahun dalam menangani banyak proyek, baik berskala nasional maupun global. Misalnya adalah Pembangunan Bendungan Tona di Bucaramanga, Kolombia. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan kualitasnya.

Sika juga merupakan pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia. Semen tersebut dapat digunakan untuk berbagai proyek Anda, termasuk dalam pembangunan rumah.

Pengeras beton dari Sika bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengantisipasi pertumbuhan lumut. Oleh sebab itu, Anda patut memperhitungkannya. Konsultasi lebih lanjut terkait masalah ini bisa dilakukan dengan Hubungi Tim Sika!

Tentang Penulis: BeritaNatural.net

Gambar Gravatar
Akurat, Berimbang & Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *